Ngayoh: Warga Dayak Jangan Golput

Kompas.com - 11/03/2008, 10:13 WIB

Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Khaidir
SAMARINDA, SELASA-
Gubernur Kalimantan Timur yang juga Ketua Dewan Adat Dayak Kalimantan Timur, Drs Yurnalis Ngayoh MM, meminta warga Dayak di Kaltim tidak golput dalam Pilgub mendatang. Ia meminta warga Dayak tetap memberikan hak pilihnya.

"Saya mendengar warga Dayak akan golput, karena tidak terwakili oleh empat bakal calon gubernur. Saya harap itu tidak terjadi, saya minta warga Dayak jangan golput," ujar Yurnalis saat membuka Musyawarah Besar II Dewan Adat Dayak Kaltim, di ruang serbaguna Ruhui Rahayu Kantor Gubernur, Selasa (11/3).

Lanjutnya, sebagai gubernur dan Ketua Dewan ADKT, Ngayoh  yakin empat bakal calon gubernur juga memperjuangkan kepentingan rakyat Kaltim, dan warga Dayak termasuk di dalamnya.

"Saya yakin empat bakal calon itu pun memperjuangkan rakyat Kaltim, maka mari sama-sama kita mencoblos, gunakan hak suara kita," tutur Ngayoh yang dikenal kalem dan lembut itu.

Di Mubes tersebut hadir pula bakal calon gubernur Awang Faroek Ishak dan Wakil Walikota Samarinda yang juga orang Dayak, Sjaharie Jaang.

Mubes akan berlangsung selama dua hari hingga Rabu (12/3). Penutupan Mubes akan digelar di Stadion Sempaja. (*)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau