Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Darajad Mazunus
TARAKAN, SELASA - Pemkot Tarakan, Kalimantan Timur mulai membangun dua rumah susun sewa (rusunawa) di Pantai Amal dan di Bom Panjang, Tarakan. Pembangunan yang dananya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (APBN) itu ditarget selesai Juni 2008 ini.
"Rusunawa yang di Pantai Amal itu khusus untuk mahasiswa, diperkirakan bisa menampung 400 mahasiswa. Sedangkan yang di Bom Panjang itu untuk masyarakat umum, di sini bisa menampung 96 kepala keluarga," ujar Nuch Galeba, Kepala Bagian Pembangunan Tarakan, Selasa (11/3).
Mengenai harga sewa hingga kini masih dalam pembahasan. "Yang jelas kami tidak ingin memberatkan masyarakat," ucap Nuch.
Twin block ini masing-masing dibangun dengan dana Rp 10 miliar. Saat ini pembangunan sudah sampai pada proses pemancangan. Rusunawa di Pantai Amal berdiri di atas lahan 6.000 m2. Sedangkan di Bom Panjang seluas 7.000 m2.
Tahun ini pun, Tarakan akan kembali mendapat 'jatah' tiga rusunawa. "Kelebihan Tarakan karena mampu menyediakan lahan. Pembebasan lahan tidak sulit," tutur Nuch.
Kebanyakan kabupaten/kota lain kesulitan melakukan pembebasan lahan. Oleh karena itu, Tarakan lebih banyak mendapat 'jatah' rusunawa. (*)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang