DENPASAR, SELASA - Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla memperkirakan, setidaknya ada tiga sebab kenapa Barisan Nasional tidak bisa memperoleh kemenangan mutlak atas partai oposisi dalam pemilihan umum baru-baru ini di Malaysia.
"Beralihnya pilihan (etnis China dan India) ke partai oposisi itu salah satu penyebabnya. Akan tetapi, penyebab lainnya adalah akibat ekonomi dunia seperti munculnya isu kenaikan harga minyak mentah dunia, dari isu yang mendunia ini," terang Kalla menjawab pers, sebelum menaiki pesawat kepresidenan kembali menuju Jakarta, seusai membuka pertemuan ketujuh pendidikan di sembilan negara berpenduduk besar di Bali Internationl Convention Centre, Nusa Dua, Bali, Selasa (11/3) siang waktu setempat.
Menurut Wapres, itulah demokrasi yang berjalan di Malaysia dengan berbagai dinamikanya. "Demokrasi itu akibat keterbukaan informasi. Informasi pers di Malaysia itu kan agak sedikit terkontrol. Akan tetapi, dengan pesan layanan singkat (SMS) dan internet, informasi itu tetap bisa berjalan. Itulah yang membuka keterbukaan demokrasi di sana. Jadi, dinamika demokrasi seperti itu wajar," jelasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang