Banjir, Bojonegoro dan Lamongan Siaga III

Kompas.com - 12/03/2008, 18:07 WIB

BOJONEGORO, RABU - Luapan Bengawan Solo di Bojonegoro, Tuban dan Lamongan masih berlangsung. Posisi ketinggian air di Bojonegoro pada pukul 13.00 WIB melewati batas siaga III dengan ketinggian air pada papan pantau 15,69, sedangkan di Lamongan Babat 7,33 atau mendekati siaga III sedang di Laren 5,22 melewati siaga III.

Di Bojonegoro para warga mengungsikan hewan ternak mereka di tepi Jalan Raya Bojonegoro-Cepu mulai dari Ngulanan Kecamatan Dander. Bahkan air dari dalam tanggul di Jetak, Kauman, Ledokwetan, Ledokkulon, Banjarjo, Kalirejo, mulai merembes ke jalan raya seperti terlihat di Jalan Rajekwesi dan KH Mansyur.

Sementara di Lamongan banjir kembali menggenangi 11 desa di wilayah Kecamatan Laren. Camat Laren, Rusgianto mengatakan saat ini sebanyak 3.708 rumah tergenang banjir akibat belum selesainya tanggul yang jebol di Desa Tegalrejo Kecamatan Widang Kabupaten Tuban.

Di Desa Duriwetan sebanyak 356 rumah terendam, Centini (850) Pesanggrahan (48), Keduyung (40), Jabung (750), Dateng (392), Gelap (575), Siser (155), Bulutigo (295), Pelangwot (200) dan Mojoasem (50) Ketinggian genangan bervariasi rata-rata 70 centimeter.

Pantauan Satuan Pelaksana Penanggulangan Bencana Lamongan di Karanggeneng siaga II serta Kuro siaga II. Sejak banjir melanda 2 Maret lalu Pemerintah Kabupaten Lamongan telah menyalurkan bantuan gelombang kedua ke wilayah Kecamatan Laren.

Kepala Bagian Humas dan Protokol Kabupaten lamongan Aris Wibawa, Rabu (12/3) menyatakan bantuan gelombang pertama berupa 29,5 ton beras, 550 dus mi instan, 100 dus air mineral, 400 liter minyak goreng, 400 potong sarung, 250 potong selimut, 400 potong kaos, gula sebanyak 200 kilogram dan baju wanita sebanyak 400 potong. Bantuan gelombang kedua berupa 27 ton beras, 250 dus min instan, 6 dus sabun cuci, 9 dus susu serta 3 dus pembalut wanita.

Pemkab Lamongan akan terus memantau kondisi Laren dan meningkatkan kesiapsiagaan, termasuk distribusi bantuan. Pada 28 Februari sebelum banjir akibat perbaikan tanggul di Widang belum tuntas telah disalurkan bantuan sebanyak 28 ton beras, 350 dus mi instan dan 250 liter minyak goreng.

"Persoalan seolah warga belum menerima bantuan disebabkan kadang setiap kepala keluarga yang menerima berbeda, kadang ayahnya kadang anaknya. Tetapi setelah dicek ternyata kepala desa sudah menerima bantuan," katanya. (ACI)

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau