Bangun skuad tangguh untuk musim depan

Barca Incar Lahm, Alonso, Ribery dan Fabiano

Kompas.com - 13/03/2008, 17:21 WIB

BARCELONA, KAMIS - Dua musim terakhir, prestasi Barcelona menurun drastis. Setelah gagal meraih satu trofi pun pada musim lalu, kali ini The Catalans juga terancam 'puasa' gelar meskipun mereka tetap berpeluang di kompetisi Primera Division dan Liga Champions.

Tak ingin kondisi serupa menyelimuti lagi, sejak dini manajemen Barca mulai berbenah. Untuk membangun skuad yang tangguh pada musim mendatang, Azulgrana sudah mengincar beberapa pemain beken, termasuk Philipp Lahm, Xabi Alonso, Frank Ribery dan Luis Fabiano.

Menurut laporan dari sebuah sumber yang tak ingin disebutkan namanya kepada Sport, sektretaris teknik Barca, Txiki Begiristain, mulai melakukan kontak dengan klub-klub pemilik para pemain tersebut. Dengan demikian, saat transfer window musim panas nanti semuanya bisa berjalan lancar.

"Barca sudah mulai melakukan negosiasi dengan empat pemain untuk posisi yang sama dan hanya menggaet satu dari mereka. Itu yang mereka harapkan, begitu pun kami," ungkap sumber tersebut seperti dilansir Goal, Kamis (13/2).

Prioritas utama Barca untuk menghadapi musim depan adalah menambal 'lubang' yang bakal dibuat Gianluca Zambrotta. Bek kanan yang juga bisa bermain di posisi lain itu kemungkinan besar kembali ke Italia.

Untuk itu, Barca sudah memiliki beberapa kandidat seperti Daniel Alves, Willy Sagnol dan Philipp Lahm. Nama pertama (Alves,red), sudah pasti mahal sehingga tim kebanggaan orang Catalan tersebut konsentrasi untuk mengejar Sagnol dan Lahm, yang pada dasarnya setuju untuk pindah.

Lilian Thuram juga kemungkinan besar angkat kaki dari Nou Camp, sehingga posisi bek tengah juga menjadi kebutuhan yang mendesak. Walaupun ada Ezequiel Garay dan Martin Caceres, tapi mereka bukanlah opsi utama dibandingkan pemain Espanyol, Dani Jarque.

Masih menurut Sport, untuk membangun kekuatan di sektor tengah, Barca sudah melakukan komunikasi dengan ayah sekaligus agen Diego, bintang Werder Bremen. Meskipun demikian, The Catalans juga mengincar pemain Kroasia, Luka Modric.

Untuk mendapatkan pemain muda berbakat itu, Barca harus siap menggelontorkan dana 20 juta euro (sekitar Rp 283,717 miliar). Pasalnya, Dinamo Zagreb yang memiliki pemain tersebut memasang harga demikian.

Alternatif lainnya adalah Xabi Alonso dan gelandang Chelsea, Frank Lampard. Barca berani memburu dua pemain tersebut karena hubungan mereka dengan klubnya masing-masing sedang tak harmonis.

Alonso sudah mulai gerah di Anfield karena manajer Rafael Benitez lebih sering mencadangkannya. Karena itu, pemain asal Spanyol tersebut mempunyai rencana untuk hijrah dari Liverpool.

Lampard pun demikian. Tetapi peluang Barca mendapatkannya tak terlalu besar karena gelandang Inggris ini
masih menunggu ke mana perginya Jose Mourinho. Pasalnya, Lampard dan juga Didier Drogba siap angkat kaki dari Stamford Bridge untuk mengikuti Mourinho yang dipecat Chelsea pada bulan September lalu.

Dari rival di Primera Division, Barca banyak mengincar pemain-pemain Sevilla. Tim besutan Frank Rijkaard tersebut terus memantau kemungkinan menggaet Diego Capel, Christian Poulsen, Seydou Keita dan striker Fabiano.

Terakhir, The Catalans mengincar Ribery. Meskipun sangat kecil kemungkinan untuk mendapatkan gelandang serang itu karena Bayern Munich pasti takkan melepasnya, mereka tetap berusaha mencari celah. (LOU)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau