2 Dinyatakan Suspect, 8 Masih Diperiksa

Kompas.com - 13/03/2008, 17:56 WIB

 

BANDAR LAMPUNG, KAMIS - RSUD Abdul Moeloek memastikan dua dari 10 pasien yang diduga terserang virus flu burung yang dibawa ke rumah sakit Rabu (12/3), dinyatakan positif suspect flu burung dan delapan lainnya masih dalam investigasi dokter. Sementara Kamis (13/3) siang RSUD Abdul Moeloek kembali menerima satu pasien yang diduga terserang virus flu burung sehingga total pasien menjadi 11 orang.

Ketua Tim Penanggulangan Flu Burung Lampung Pad Dilangga, Kamis (13/3) mengatakan, hasil pemeriksaan laboratorium dan gejala klinis yang ditunjukkan ke-10 pasien yang diduga terserang virus flu burung dari RT 22 dan RT 23 Kampung Batu Suluh Atas Kelurahan Way Laga Kecamatan Panjang Bandar Lampung mendukung petugas medis memastikan dua pasien diantaranya adalah pasien suspect atau tersangka flu burung.

Gejala klinis yang dimaksud adalah gejala klinis pada tenggorokan dan demam. Kedua pasien suspect itu bernama Lola (20) dan Karniti (52). Sedangkan delapan pasien lainnya hingga saat ini dalam proses investigasi dokter. "Ke-8 pasien lainnya tetap harus kami investigasi karena menunjukkan gejala klinis diduga terserang flu burung dan memiliki kontak dengan unggas yang mati," kata Pad.

Selama pemeriksaan awal, ke-10 pasien yang diduga terserang virus flu burung sudah mendapat obat-obatan khusus p asien dengan dugaan terserang flu burung. Obat-obatan itu berupa tamiflu, vitamin, obat simtomatik atau obat penurun panas, serta pemeriksaan laboratorium.

Sampai saat ini, kedua pasien suspect tersebut dirawat intensif di ruang isolasi khusus pasien tersa ngka flu burung. Keduanya mendapatkan perawatan khusus pasien tersangka flu burung. Sedangkan empat pasien dirawat secara intensif di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Abdul Moeloek dan empat lainnya dirawat di ruang perawatan anak. Rumah sakit memastikan ke-10 pasien itu segera mendapatkan kepastian status penyakit pada akhir pekan ini, terutama setelah hasil uji laboratorium keluar.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau