Jelang drawing perempatfinal liga champions

Ronaldo Berharap tak Terjadi Perang Inggris

Kompas.com - 13/03/2008, 19:09 WIB

MANCHESTER, KAMIS - Cristiano Ronaldo menanti drawing perempatfinal Liga Champions yang akan dilakukan Jumat (14/3) dengan perasaan was-was. Pasalnya, winger lincah Manchester United (MU) itu mempunyai satu harapan agar tak terjadi perang sesama tim Inggris di babak ini sehingga peluang all-Premier League final terbuka lebar.

Inggris menempatkan empat wakil di turnamen paling bergengsi di benua biru tersebut. Karena babak delapan besar tak memberikan proteksi bagi tim-tim dari satu negara, maka ada kemungkinan MU, Chelsea, Liverpool dan Arsenal langsung bertemu di perempatfinal.

Ini yang membuat Ronaldo cemas. Bukannya takut menghadapi rival-rivalnya di Premier League itu, namun pemain asal Portugal tersebut punya satu impian, jika MU yang berangkat ke Moscow untuk melakoni partai final pada bulan Mei nanti, maka lawan yang dihadapi adalah sesama tim Inggris.

"Saya tak ingin melawan klub Inggris di perempatfinal. Saya akan lebih senang jika kami bertemu di semifinal, atau lebih bagus lagi di final. Menempatkan dua klub Inggris di babak final akan sangat fantastis," ungkap Ronaldo, Kamis (13/2).

Keinginan mantan pemain Sporting Lisbon itu sangat beralasan. Jika terwujud, maka Inggris juga akan menorehkan sejarah baru di pentas Liga Champios yang selama ini baru menjadi milik Spanyol dan Italia.

Ya, sepanjang sejarah final Liga Champions, pertemuan antara dua klub dari satu negara baru dibuat pada tahun 2000, saat Real Madrid mengalahkan Valencia  (sesama tim Spanyol) dan tahun 2003, ketika AC Milan menaklukkan Juventus (sesama tim Liga Italia). Karenanya, tak berlebihan jika Inggris punya harapan besar agar tahun ini final sesama klub Inggris bisa terwujud. (GOAL/LOU)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau