Pelayanan Bandara Soekarno-Hatta Perlu Dibenahi

Kompas.com - 15/03/2008, 13:35 WIB

JAKARTA, SABTU - Masyarakat melalui Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengharapkan pembenahan secara komprehensif  di Bandara Soekarno-Hatta. Pasalnya, semakin banyak keluhan masyarakat terhadap lemahnya infrastruktur dan kinerja pelayanan di bandara internasional yang seharusnya menjadi cerminan bangsa Indonesia.

Ketua Pengurus Harian YLKI, Husna Jahir, mengatakan keluhan masyarakat terhadap kondisi infrastruktur dan pelayanan Bandara Soekarno-Hatta selama ini belum terakomodir dengan baik. "Kesempatan masyarakat untuk menyampaikan keluhan selama ini terbatas. Masyarakat punya sangat banyak keluhan, tapi tidak tahu menyampaikan kemana. Kalau ada kotak saran, mereka tidak percaya," ujar Husna dalam forum dialog konsumen untuk perbaikan layanan bandara di Jakarta, Sabtu (15/3).

Sementara itu Kepala Kantor Cabang Utama PT Angkasa Pura II Bandara Soekarno-Hatta, Hariyanto, menyambut keluhan itu dengan komitmen upaya meningkatkan pelayanan dan perbaikan infrastruktur tahun ini. "Tahun ini kami rencananya akan memperbaiki dan menambah beberapa infrastruktur seperti menambah jumlah toilet, khususnya di tempat parkir, kanopi sebagai pelindung pejalan kaki ke rempat parkir, pemberhentian bus Damri, serta pengadaan area khusus untuk merokok," ujarnya.

Hariyanto menambahkan upaya-upaya di atas ditargetkan akan selesai hingga akhir tahun ini.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau