Mei, Indonesia Gelar Forum Investasi

Kompas.com - 17/03/2008, 08:34 WIB

BEIJING, SENIN - Indonesia akan menawarkan sejumlah potensi investasi kepada para pengusaha China melalui "Forum Investasi" yang rencananya akan berlangsung tanggal 14-15 Mei 2008 di Jakarta.
    
"Akan ada suatu forum yang tujuannya untuk mengundang sebanyak mungkin investor China menanamkan modalnya di Indonesia. Di situ nantinya pemerintah Indonesia baik pusat maupun daerah akan menawarkan sejumlah peluang dan potensi investasi," kata Wakil Kepala Perwakilan RI Beijing Mohamad Oemar, di Beijing, Senin (17/3), seperti dikutip dari Antara.
    
Hal tersebut dikemukakan Oemar menjelang keberangkatannya ke Kunming, Provinsi Yunan, China, untuk bertemu dengan sejumlah delegasi Indonesia dan delegasi China guna mematangkan forum tersebut.
    
Sejumlah delegasi Indonesia yang akan datang ke Kunming antara lain para pejabat dari Departemen Perindustrian, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), serta Departemen Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM).  Sementara, dari China akan hadir para pejabat dari Wilayah Otonomi Guangzi, Provinsi Guangdong, Provinsi Fujian, dan Provinsi Shandong. "Dalam pertemuan yang akan berlangsung di Kunming nanti, delegasi Indonesia dan China akan bertemu untuk mematangkan dan membicarakan rencana forum investasi tersebut," kata Oemar.
    
Oemar mengatakan bahwa forum tersebut merupakan salah satu bentuk pendekatan dan promosi yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia untuk menjaring sebanyak mungkin investor China datang menanamkan modalnya di berbagai sektor.
    
Berbagai bentuk investasi yang akan ditawarkan oleh pemerintah Indonesia, kata Oemar, adalah sektor energi, industri, kehutanan, infrastruktur, pertanian, kelautan, serta berbagai potensi yang ada di Indonesia. "Langkah forum ini juga merupakan upaya Indonesia untuk ’jemput bola’ dalam mengajak investor China untuk menanamkan modalnya di Indonesia," katanya lebih lanjut.
    
Ia mengatakan pengusaha China saat ini sedang menginginkan untuk menanamkan modalnya di luar negeri dalam upaya memperluas ruang usahanya dengan dasar saling menguntungkan dan membutuhkan.
    
Indonesia, katanya, selama ini juga merupakan salah satu negara yang menjadi incaran sejumlah investor China untuk menanamkan modal di berbagai bidang.
    
Saat ini sudah cukup banyak pengusaha China yang menanamkan modalnya di Indonesia yang hampir tersebar di berbagai sektor dan daerah di Indonesia. "Sudah sangat banyak pengusaha China yang banyak menanamkan modalnya di Indonesia dan juga tersebar di sejumlah daerah di Indonesia," katanya.
    
Atas dasar peluang mengajak pengusaha China menanamkan modal ke Indonesia itulah, kata Oemar, "Forum Investasi" yang akan berlangsung di Jakarta Mei mendatang diselenggarakan.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau