JAKARTA, SENIN - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menegaskan, departemannya adalah departemen pertama yang sudah dipangkas anggarannya sebesar 15 persen terkait dengan penghematan anggaran. Sebab, menurut Sri Mulyani, departemannya sebagai pengelola keuangan harus memberi contoh kepada departemen lain agar bersedia dipotong anggarannya.
"Depkeu harus paling pertama memberi contoh. Kalau tidak, potongan 15 persen hanya omong kosong kami sebagai pengelola keuangan negara. DPD juga boleh kok kalau mau ikut nyumbang," kata Sri Mulyani dngan ekspresi datar, Senin (17/3), saat rapat kerja antara pemerintah dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mengenai perubahan APBN 2008, di di ruang Rapat GBHN, Nusantara V, Kompleks DPR RI, Senin (17/3).
Atas pernyataan Menkeu itu, ruangan menjadi riuh oleh tawa para anggota DPD. Namun, tak ada jawaban berupa kata-kata dari para anggota DPD apakar anggaran mereka direlakan untuk dipotong 15 persen.
"Anggota DPR sudah mau lho dipotong 15 persen. Saya sangat berterima kasih kalau anggota DPD juga mau menyubsidi," tambah Sri Mulyani yang lagi-lagi disambut tawa doang oleh anggota DPD.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang