Adam Air, Sekadar Pengembalian Uang Tiket Tidak Cukup

Kompas.com - 18/03/2008, 09:17 WIB

JAKARTA, SELASA - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menilai pengembalian uang kepada calon penumpang Adam Air yang penerbangannya dibatalkan, tidak cukup seharga nilai tiket yang telah dibeli sebelumnya. Meskipun tanpa potongan apapun dari penggantian tersebut, pihak konsumen tetap dirugikan karena selain biaya, waktu mereka pun juga dikorbankan.

"Harus ada kompensasi lain. Walaupun tanpa potongan pun konsumen itu sebenarnya telah dirugikan. Kalau solusi yang diberikan cuma seperti sekarang, tidak menutup kemungkinan hal yang sama akan dilakukan maskapai penerbangan lainnya," kata Sudariatmo, anggota pengurus harian YLKI kepada Kompas.com via telepon di Jakarta, Selasa (18/3).

Bentuk kompensasi lain yang diberikan kepada para penumpang yang telah dirugikan itu, jelas Sudariatmo, tergantung kesepakatan antara calon penumpang dengan pihak manajemen Adam Air. Pihak Adam Air tidak bisa secara sepihak menentukannya, apalagi cukup banyak calon penumpang yang dirugikan.

Sudariatmo juga menambahkan pemerintah harus mengambil langkah tegas terhadap pihak Adam Air jika memang terbukti merugikan konsumen. Pemerintah, nilainya, tidak bisa cuci tangan terhadap masalah ini, mengingat izin kelayakan sebuah penerbangan juga datang dari pihak pemerintah.

"Dalam pemberian lisensi pemerintah harus lebih ketat. Demikian pula jika ada masalah internal dalam sebuah maskapai penerbangan, pemerintah harus mampu mendeteksi secara dini dan melakukan intervensi sebelum terjadi hal yang lebih parah," jelasnya.

Dalam konteks Adam Air, tidak menutup kemungkinan pemerintah mengambil alih sementara tanggung jawab operator maskapai penerbangan Adam Air sebagai solusi awal menyelesaikan persoalan yang dihadapi maskapai tersebut. (SMS)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau