LIVERPOOL, SELASA - Bagaimana rasanya mencetak gol pertama setelah lebih dari lima tahun bermain sepak bola? Coba tanyakan itu kepada Javier Mascherano. Gelandang Liverpool itu girang betul saat ia akhirnya mencetak gol pertamanya ke gawang Reading, akhir pekan lalu. Rasanya seperti orang gila.
"Saya tidak dapat melukiskan perasaan saya, tapi saya tahu saya merayakannya seperti orang gila. Beberapa orang di ruang ganti mengatakan saya seperti Inzaghi di final Liga Champions," katanya menggambarkan ekspresi striker AC Milan Filippo Inzhagi saat merayakan gol.
Sejak berkiprah di sepak bola profesional di klub River Plate tahun 2003, Mascherano memang tak pernah mencetak gol sama sekali. Mencipta gol memang bukan tugas utamanya sebagai gelandang bertahan, sehingga ia senang bukan kepalang ketika berhasil mencetak gol. Lebih-lebih gol itu menyamakan kedudukan setelah Liverpool tertinggal 0-1 dari Reading.
"Itu momen yang luar biasa. Saya tidak pernah mencetak gol sejak di River Plate, jadi mencetak satu saja bagi Liverpool terasa sangat istimewa. Itu sangat penting bagi saya dan juga penting bagi tim karena kami dapat membuat gol sesudahnya," kata pemain asal Argentina itu.
Soal pernyataan pelatih Rafael Benitez yang mengatakan dia harus lebih sering mencetak gol dari luar kotak penalti, Mascherano menganggap hal itu sebagai tantangan yang tidak serius. Ia menegaskan bahwa tugas utamanya adalah mendukung pertahanan di lapangan tengah dan belakang.
"Saya pikir pelatih bercanda. Di posisi saya, Anda harus bermain lebih ke belakang dan menjaga keseimbangan tim dan itu yang paling penting bagi saya. Saya akan tetap mencoba menmbuat gol lebih banyak tapi saya tahu saya harus melakukan tugas saya lebih dulu," kata pemain berusia 23 tahun itu.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang