Kasus AdamAir, Bhakti Lindungi Investor Publik

Kompas.com - 18/03/2008, 13:17 WIB

JAKARTA,SELASA - PT Bhakti Investama Tbk (BHIT) akan melindungi kepentingan seluruh investor publik berkaitan dengan penyertaan perseroan di PT Adam SkyConnection Airlines (AdamAir)  melalui PT Global Transport Services (GTS) apabila terdapat kerugian investasi, kata Direktur Utama BHIT Hary Djaja dalam laporannya kepada Ketua Bapepam-LK di Jakarta, Selasa (18/3).

Menurutnya, pemegang saham pendiri PT Bhakti Investama Tbk memutuskan untuk mengganti kerugian investasi  sehingga  di kemudian hari tidak akan menimbulkan  kerugian baik pada PT Global Transport Sevices maupun PT Bhakti Investama Tbk memutuskan untuk mengganti kerugian investasi.

Sebelumnya, pada 14 Maret 2008, PT Global Transport Services yang merupakan anak perusahaan PT Bhakti Investama Tbk memutuskan akan menarik diri dari PT Adam SkyConnection Airlines.

Maskapai penerbangan AdamAir, kemarin, mengumumkan kemungkinan menghentikan sementara kegiatan operasional penerbangan  karena gagal bayar asuransi pesawat yang jatuh tempo pada 20 Maret 2008. "Tanggal 20 Maret kita masih terbang, tanggal 21 Maret pukul 00.00 WIB mulai berhenti beroperasi," kata Direktur Utama Adam Air, Adam Suherman.

Berdasarkan aturan penerbangan internasional, setiap pesawat terbang yang dioperasikan wajib diasuransikan. Menurut Adam, pihak asuransi telah mengirimkan nota pembatalan asuransi yang jatuh tempo pada 20 Maret 2008. "Penghentian itu dilakukan sampai ada keputusan dari para pemegang saham mengenai pembayaran asuransi tersebut," ujar Adam.

Menurut Adam, dari 22 armada yang dioperasikan sebanyak 12 pesawatnya telah ditarik karena perusahaan tidak mampu melakukan pembayaran. Sedangkan 10 pesawat lainnya yang masih beroperasi juga dalam keadaan gagal bayar. "Sampai saat ini perusahaan belum melakukan pembayaran pada pihak asuransi," tambahnya.
    
Sementara itu, Hotman Paris Hutapea,  kuasa hukum PT Global Transport Services (GTS) dan PT Bright Star Perkasa (BSP) dua anak perusahaan PT Bhakti Investama Tbk, membantah bahwa keluarnya PT Bhakti Investama Tbk dari pemegang saham AdamAir telah mengakibatkan perusahan penerbangan itu berhenti beroperasi. (ANT)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau