DUBAI, RABU - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menunggu surat balasan dari Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Agung Laksono terkait penolakan calon Gubernur Bank Indonesia.
Hal tersebut disampaikan Presiden di Hotel Fairmont Dubai, Rabu (19/3) malam, di sela-sela kunjungannya ke Uni Emirat Arab. "Saya konsisten, taat asas. Saya menunggu surat balasan dari Ketua DPR," katanya.
Presiden Yudhoyono menyatakan surat dari Ketua DPR tersebut diperlukan agar ia mengetahui alasan penolakan dua calon Gubernur Bank Indonesia yang diajukan. "Sesuai Undang-Undang saya harus ajukan calon baru, jika ditolak jadi saya harus mengetahui alasannya untuk dapat mengajukan yang baru," kata Kepala Negara.
Presiden menambahkan hal tersebut sesuai dengan mekanisme yang ada. "Rakyat perlu mengetahui demi keniscayaan dan akuntabilitas sehingga bisa melaksanakan tugas," katanya.
Sebelumnya dalam sidang Paripurna yang berlangsung pada Selasa (18/3) DPR memutuskan untuk menolak dua calon Gubernur BI yang diajukan pemerintah Agus Martowardojo dan Raden Pardede. (ANT)