Yogyakarta Dipadati Pengunjung

Kompas.com - 20/03/2008, 11:15 WIB

YOGYAKARTA, KAMIS- Di hari pertama libur panjang akhir pekan, Kamis (20/3) ini, suasana Kota Gudeg Yogyakarta sudah ramai. Sejak pukul 06.00 tadi terpantau arus penumpang yang turun di Stasiun Tugu melonjak tajam dibandingkan hari-hari libur akhir pekan biasa, khususnya yang datang dari arah barat, seperti Jakarta, Cirebon, Purwokerto, dan Bandung.

Pada pukul 07.00, di areal parkir utara Malioboro juga sudah terlihat sejumlah bus pariwisata dari luar kota diparkir. Para penumpangnya terlihat sudah mulai berjalan-jalan di sepanjang Jalan Malioboro.

Di Jalan Malioboro sendiri, pengunjung sudah terlihat banyak, kendati toko-toko pada umumnya belum buka. Sejumlah pedagang kaki lima yang menjual souvenir terlihat membuka usahanya lebih awal.

Selain bertepatan dengan libur panjang, keramaian di Jalan Malioboro ini juga disebabkan penutupan sejumlah jalan akses menuju ke Alun Alun Utara sejak pukul 09.00.

Di sejumlah ruas jalan yang mengarah ke Malioboro juga terpantau mobil-mobil dari luar kota, seperti Jakarta, Surabaya, Cirebon, Tasikmalaya, dan lain-lain.

Dalam pemantauan, pada hari Rabu kemarin hotel-hotel  juga umumnya sudah tidak sanggup melayani tamu baru, karena sudah terpesan habis. (Sonora/Yohanes Tunjung)

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau