BANTUL, MINGGU - Kabupaten Bantul telah menyerahkan data potensial pemilih untuk pemilu 2009 ke pemerintah pusat. Menurut data tersebut pemilih potensial di Bantul tercatat 610.082 orang. Bulan April mendatang, data tersebut akan dicocokan di tingkat RT untuk meminimalkan kesalahan.
Kepala Dinas Pendaftaran Penduduk Bantul Cholil mengatakan, pihaknya tengah menyiapkan data pemilih potensial tiap RT. "Datanya sudah dalam bentuk by name, sehingga Pak RT tinggal mencocokan dengan kondisi yang ada. Untuk mencocokan tersebut paling tidak butuh waktu dua bulan," katanya.
Menurut Cholil, untuk kegiatan pencocokan data Bantul menyediakan anggaran Rp 30.000 tiap RT. "Karena pekerjaannya tidak terlalu berat maka hanya dibebankan ke RT saja. Tidak perlu merekrut tenaga lapangan karena wilayah RT itu sempit," katanya.
Data hasil pencocokan selanjutnya akan diserahkan ke Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Bantul, sebagai acuan untuk menentukan Daftar Pemilih Sementara (DPS). Kami hanya memberikan data total penduduk yakni 979.236 orang, dan penduduk di atas 17 tahun sebanyak 610.082 orang. "Selebihnya KPUD-lah yang akan banyak berperan," tuturnya.
Cholil menambahkan selama ini pihaknya mengelola dua macam data yakni data penduduk manual dan data elektronik. Data yang ditampilkan keduanya tidak sama. Data manual jumlahnya lebih sedikit, mungkin karena jarang di-up-date." Kami memutuskan mengirimkan data elektronik karena lebih representatif. Data elektronik sering kami up-date sehingga lebih valid," katanya.
Kepala Seksi KTP Dinas Pendaftaran Penduduk Bantul Dodik Koeswardono mengatakan, perbedaan data manual dan elektronik kemungkinan tidak akan terjadi bila Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) diterapkan. "Lewat sistem itu perubahan data tiap detik pun terpantau karena semuanya sudah online," katanya.(ENY)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang