Warga AS Yakin Tahun 2009 Ekonomi Membaik

Kompas.com - 24/03/2008, 07:07 WIB

NEW YORK,MINGGU - Mayoritas warga Amerika Serikat (AS) percaya, ekonomi AS akan kembali membaik tahun 2009, namun mereka masih khawatir terhadap beberapa hal. Demikian hasil survei CNN/Opinion Research Corp. yang dirilis akhir pekan lalu.

Berdasarkan jajak pendapat, 60 persen responden menilai kondisi ekonomi AS akan baik pada tahun depan, sedang 75 persen menilai kondisi ekonomi saat ini dalam keadaaan terpuruk. "Kebanyakan orang sadar, bahwa ekonomi berputar, diatas dan dibawah. Untungnya dua resesi terakhir ini sangat sebentar, jadi 2009 ini kami dapat keluar dari resesi," sebut ekonom Wachovia, Sam Bullard.

Lebih dari 1.000 orang dewasa AS disurvei dalam jajak pendapat yang berlangsung pada 14-16 Maret itu. Sebanyak 83 persen menyatakan mereka percaya bisa menjaga standar hidupnya tahun depan, dan 85 persen yakin bisa mempertahankan pekerjaan mereka dalam lebih enam bulan ke depan.

Warga AS juga memperlihatkan keyakinan untuk bisa membayar utang-utang mereka, dengan 90 persen responden menunjukkan kepercayaan bisa memenuhi tagihan perumahan bulanan mereka.

Sedang 83 persen menyatakan dapat membayar pinjaman kuliah, cicilan mobil dan kartu kredit mereka. Tagihan kartu kredit mereka dalam sebulan rata-rata mencapai 4.000 dollarAS. "Komsumen secara umum optimistis," sebut Bullard, yang yakin peningkatan belanja konsumen setelah cek rabat pajak mereka tiba, akan mendorong ekonomi AS pada kuartal tiga dan empat tahun 2008. "Bahkan saat mereka tidak optimis, mereka suka belanja," tambahnya.

Namun hanya sedikit warga AS yang optimistis mengenai situasi keuangan jangka panjang mereka, hanya 23  persen yang merasa sangat yakin mengenai biaya kulias sesuai keinginan anak-anak mereka.

Lebih jauhlagi, hanya 29 persen yang mengatakan sangat yakin mengenai menabung cukup uang untu masa pensiun yang nyaman, dan hanya 44 persen yang percaya bisa pensiun bila mereka ingin. Berdasarkan angket 58 persen ingin pensiun pada usia 60 tahunan.

Karena responden tidak yakin mengenai prospek jangka panjang mereka, hanya 34 persen yang menyatakan sangat yakin mengenai standar hidup mereka pada 10 tahun mendatang, dibanding 45 persen yang menyatakan hal yang sama untuk tahun depan. "Mereka khawatir akan inflasi. Biaya kesehatan dan pendidikan terus meningkat dan mereka khawatir mengenai masa pensiun," sebut Bullard.

Namun untuk jangka pendek, Bullard setuju dengan pendapat warga AS untuk optimistis. "Pemangkasan suku bunga the Fed akan memberikan pengaruhnya dan perekonomian akan kembali membaik pada akhir tahun 2008," tegasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau