JAKARTA, SENIN - Total pembelian kembali (buyback) saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) tahap II hingga saat ini telah mencapai 68.055.000 lembar saham atau 27,60 persen dari jumlah maksimal pembelian kembali saham yang diizinkan sesuai keputusan RUPS sebanyak 246.550.100 lembar saham.
Menurut Sekretaris Perusahaan BBCA Raymon Yonarto, dalam laporannya kepada Bursa Efek Indonesia (BEI), Senin (24/3), seperti dikutip dari Antara, jumlah tersebut tercapai setelah pada 17 Maret 2008, perseroan membeli kembali 16.700 lot atau 8.359.000 lembar saham, sekitar 13,06 persen dari total volume pasar 63,95 juta saham.
Transaksi tersebut, katanya, dilakukan antara 30 menit sesudah pembukaan dan 30 menit sebelum penutupan perdagangan di BEI dengan broker pelaksana PT Trimegah Securities Tbk, pada harga rata-rata Rp2.987 per saham, sehingga sisa jumlah saham pembelian kembali saham yang diizinkan menjadi 178.495.100 lembar saham.
PT Bank Central Asia mulai melakukan buyback saham tahap II pada 11 Februari 2008 dengan rencana membeli saham BBCA sebanyak maksimal satu persen dari total saham beredar atau sebanyak 246.550.100 unit saham sesuai dengan persetujuan RUPSLB pada 15 Mei 2007 dengan total dana Rp678,01 miliar.
Perusahaan yang ditunjuk untuk melaksanakan buyback tersebut adalah Trimegah Securities dengan masa pelaksanaan 18 bulan setelah RUPSLB sehingga waktu pelaksanaan buyback akan berakhir pada 15 November 2008.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang