Singapura? Nggak Deh...

Kompas.com - 24/03/2008, 10:31 WIB

SINGAPURA, SENIN - Kepercayaan bisnis di Singapura telah menyusut ke level terendah sejak akhir 2004, demikian menurut sebuah survei, Senin (24/3).
    
Sementara penjualan dan laba perusahaan dalam tiga bulan terakhir 2007 sebagian besar tidak berubah, prospek telah turun tajam untuk enam bulan berikutnya, survei The Business Times dan SIM University mengungkapkan seperti dikutip dari Antara.
    
Survei menunjukkan bahwa prospek neraca bersih bisnis - atau perbedaan antara persentase perusahaan yang optimis dan pesimis - turun menjadi 20 persen dari 39 persen. "Perusahaan-perusahaan kemungkinan lebih pesimistis karena prospek suram ekonomi di AS, diiringi pasar saham yang rapuh dan melemah serta melonjaknya harga minyak," kata Chow Kit Boey, direktur survei kuartalan terhadap 128 perusahaan.
    
Sekitar 71 persen dari perusahaan-perusahaan tersebut memiliki kegiatan usaha di luar negeri.
    
Perusahaan besar dan lokal mencatat penurunan lebih banyak. Sementara perusahaan asing lebih banyak yang naik.
    
Perusahaan-perusahaan asing  mencatat kinerja terbaik untuk tiga bulan, dengan sebagian besar meningkat dalam neraca bersih untuk penjualan, laba dan pesanan. Perusahaan-perusahaan lokal menunjukkan penurunan terbesar. Vietnam menjadi tujuan investasi paling menguntungkan, kata survei. China dan India menjadi tujuan investasi menarik lainnya.

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau