Warga Sekitar UI Depok Batal Demo

Kompas.com - 24/03/2008, 11:24 WIB

DEPOK, SENIN - Warga Pondok Cina yang tinggal di sekitar UI Depok mengurungkan rencana aksi untuk meminta UI segera membuka jalan alternatif penghubung wilayah Pondok Cina dan Kukusan yang ditutup sejak empat hari yang lalu. Sedianya, pagi ini, Senin (24/3) pukul 09.00 WIB, warga yang terdiri dari para pedagang, penarik ojek dan elemen masyarakat lain berniat mengadakan aksi ke Rektorat UI dan DPRD Depok.

Menurut Ketua Forum Bersama Masyarakat Mitra (FBMM) UI, H.U. Suryadi yang dihubungi Kompas.com, dibatalkannya rencana aksi warga karena sejak tadi malam hingga pagi ini sudah ada pertemuan yang menjembatani pihak warga dan pihak UI sehingga Suryadi akhirnya mengetahui tujuan penutupan sementara jalan tersebut.

"Tadi malam kami sudah bertemu dengan Direktur Umum UI, Bapak Doni. Beliau datang ke rumah saya dan kita memperbincangkannya hingga pukul 12. Intinya beliau menyadari kelemahan komunikasi dari pihak UI yang berpikir bahwa tidak ada gangguan untuk masyarakat Kukusan dengan penutupan sementara jalan itu dan beliau meminta tidak perlu ada demo hari ini," ujar Suryadi.

Dari pertemuan itu pula, akhirnya Suryadi mengetahui bahwa penutupan jalan yang direncanakan berlangsung selama satu bulan itu adalah dalam rangka upaya pengerasan lahan di depan Gedung Biru dimana akan dibangun Rumah Susun untuk karyawan dan mahasiswa UI. Suryadi juga mengatakan bahwa FBMMUI juga kembali bertemu dengan pihak Rektorat, pagi ini pukul 09.00 WIB di Gedung Biru UI Depok untuk membicarakan lebih lanjut perihal penutupan akses alternatif Pondok Cina-Kukusan.

"Tadi kembali ditegaskan bahwa ini bukan penutupan permanen dan kita akhirnya bisa mengerti. Ya, kita juga saling menjaga hubunganlah dengan pihak UI dan juga nama baik masing-masing," ujarnya. Suryadi juga menambahkan bahwa penutupan jalan tersebut tidak ada kaitannya dengan kebijakan jalur sepeda yang dicanangkan oleh Rektor UI yang baru.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau