DEPOK, SENIN - Warga Pondok Cina yang tinggal di sekitar UI Depok mengurungkan rencana aksi untuk meminta UI segera membuka jalan alternatif penghubung wilayah Pondok Cina dan Kukusan yang ditutup sejak empat hari yang lalu. Sedianya, pagi ini, Senin (24/3) pukul 09.00 WIB, warga yang terdiri dari para pedagang, penarik ojek dan elemen masyarakat lain berniat mengadakan aksi ke Rektorat UI dan DPRD Depok.
Menurut Ketua Forum Bersama Masyarakat Mitra (FBMM) UI, H.U. Suryadi yang dihubungi Kompas.com, dibatalkannya rencana aksi warga karena sejak tadi malam hingga pagi ini sudah ada pertemuan yang menjembatani pihak warga dan pihak UI sehingga Suryadi akhirnya mengetahui tujuan penutupan sementara jalan tersebut.
"Tadi malam kami sudah bertemu dengan Direktur Umum UI, Bapak Doni. Beliau datang ke rumah saya dan kita memperbincangkannya hingga pukul 12. Intinya beliau menyadari kelemahan komunikasi dari pihak UI yang berpikir bahwa tidak ada gangguan untuk masyarakat Kukusan dengan penutupan sementara jalan itu dan beliau meminta tidak perlu ada demo hari ini," ujar Suryadi.
Dari pertemuan itu pula, akhirnya Suryadi mengetahui bahwa penutupan jalan yang direncanakan berlangsung selama satu bulan itu adalah dalam rangka upaya pengerasan lahan di depan Gedung Biru dimana akan dibangun Rumah Susun untuk karyawan dan mahasiswa UI. Suryadi juga mengatakan bahwa FBMMUI juga kembali bertemu dengan pihak Rektorat, pagi ini pukul 09.00 WIB di Gedung Biru UI Depok untuk membicarakan lebih lanjut perihal penutupan akses alternatif Pondok Cina-Kukusan.
"Tadi kembali ditegaskan bahwa ini bukan penutupan permanen dan kita akhirnya bisa mengerti. Ya, kita juga saling menjaga hubunganlah dengan pihak UI dan juga nama baik masing-masing," ujarnya. Suryadi juga menambahkan bahwa penutupan jalan tersebut tidak ada kaitannya dengan kebijakan jalur sepeda yang dicanangkan oleh Rektor UI yang baru.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang