BANDUNG, SENIN - Provinsi Jawa Barat butuh anggaran Rp1 triliun untuk memperbaiki infrastruktur jalan raya yang rusak di provinsi itu. "Anggaran pemeliharaan jalan raya pada 2008 ini totalnya Rp350 miliar, padahal kebutuhannya mencapai Rp1 triliun," kata Kepala Dinas Bina Marga Jawa Barat, Tahir Sastradiningrat di Bandung, Senin (24/3), seperti dikutip dari Antara.
Menurut Tahir, kerusakan infrastruktur jalan merata di seluruh wilayah di Jawa Barat. Dari sekitar 2.000 kilometer jalan provinsi, hanya sekitar lima persen yang rusak. Sisanya cukup bagus dan layak. Sementara itu, status jalan yang ada di Jabar sendiri terdiri dari jalan nasional jalan provinsi dan jalan kabupaten/ kota.
Lalu, jalan nonstatus di Jawa Barat sebanyak 254 kilometer. Jalan itu sekitar 30 persennya rusak.
Sebagian besar jalan nonstatus itu berada di kawasan Jawa Barat bagian selatan termasuk jalur Jabar Selatan dari Pangandaran Kabupaten Ciamis hingga ke Pelabuhan Ratu Kabupaten Sukabumi. "Tahun 2008 ini, jalan nonstatus itu akan diupayakan dinaikan statusnya baik jadi jalan kabupaten/ kota atau jalan provinsi," kata Tahir.
Khusus jalur Selatan Jawa Barat mulai dari Pangandaran - Cipatujah Tasikmalaya -Garut Selatan - Cianjur Selatan hingga ke Pelabuhan Ratu mendapat perhatian serius untuk menjadi bagian dari jalur Trans Jawa Selatan. "Jalur selatan di Jatim - Yogyakarta hingga Jateng telah tersambung dengan status jalan provinsi, dan jalur Jabar Selatan akan segera tersambung sehingga mendongkrak perkembangan kawasan Jabar Selatan," kata Tahir.
Jalur Selatan, kata Tahir, merupakan jalur strategis karena menghubungkan kawasan-kawasan protensial khususnya sektor pertanian dan agrobisnis dan produksi sektor kelautan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang