UN-WFP Beri Bantuan untuk Atasi Malnutrisi

Kompas.com - 24/03/2008, 21:20 WIB

JAKARTA, SENIN - United Nations-World Food Programme melanjukan kerjasamanya dengan pemerintah Indonesia untuk mengatasi malnutrisi. UN-WFP memberi bantuan dalam bentuk grand sebesar 98 juta dollar AS.

"Bantuan akan berupa komoditas pangan senilai 56 juta dollar AS dan biaya operasional 42 juta dollar AS," kata Representative and Country Director WFP Indonesia Angela Van Rynbach di Jakarta, Senin (24/3).

Nota kesepahaman perpanjangan kerjasama Operasi Pertolongan dan Pemulihan (PRRO 10069.2) ditandatangani oleh Rynbach dan Menteri Koordinator bidang Kesejahteraan Rakyat Aburizal Bakrie kemarin. Kerjasama ini akan berlangsung hingga Desember 2010 dan akan difokuskan untuk mengatasi malnutrisi di provinsi Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, dan Jawa Timur.

Menko Kesra Aburizal Bakrie mengatakan, penerima manfaat dari kegiatan ini akan mencapai 845.000 orang. Komoditas pangan yang akan disalurkan meliputi beras 58.432 ton, minyak goreng 2.484 ton, biskuit 15.524 ton, mie 6.764 ton dan gandum 42.137 ton.

"Dengan naiknya harga kebutuhan pokok, kami usahakan agar jumlah tonase tidak berkurang. Kami akan mencari donatur lain atau pemerintah akan memberikan bantuan tambahan agar jumlah tonase tidak berkurang," kata Menko Kesra Aburizal Bakrie.

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau