Crystal Box: Merawat Mobil Anda dengan Benar

Kompas.com - 26/03/2008, 07:57 WIB

Mencuci mobil bukan sekadar menyemprot, memberi sampo, dan mengeringkan. Bisa saja mobil terlihat bersih, tetapi tanpa disadari timbul baret halus dan meninggalkan bercak dari lapisan film air meski telah dikeringkan. Cara ini akan membuat warna cat menjadi pudar.

Kalau sudah begini, salon kecantikan mobil akan menjadi jalan keluar. Namun, jika salah memilih salon kecantikan mobil, bukan tidak mungkin cat yang pudar warnanya itu malah akan semakin pudar.

Untuk mengatasi keadaan seperti itu, Crystal Box, yang menggunakan perpaduan teknologi tanpa sentuhan dan formula khusus untuk melindungi cat, menawarkan diri sebagai sebuah solusi.

Theo W Widjaja, yang bersama-sama Komisaris Jenderal (Purn) Nurfaizi menjadi pemilik Crystal Box, mengatakan, pengalaman selama lebih dari 20 tahun dan sebagai penggagas awal salon kecantikan mobil membuatnya yakin bahwa sebelum disalonkan mobil perlu menjalani sebuah tahap awal, yaitu pencucian mobil secara benar.

Untuk itulah, sebuah bangunan berbentuk kristal transparan di tanah seluas 2.000 meter persegi berdiri di kawasan bisnis Sudirman (SCBD) yang telah diresmikan pada 14 Maret lalu.

Di dalam bangunan yang disebut Crystal Box tersebut mobil akan dicuci dengan benar. Pencuciannya melalui empat tahap dan berlangsung selama lima menit, dihitung saat mobil mulai memasuki jalur pencucian.

Pada awalnya, selama beberapa detik, dua petugas menyemprot air bertekanan tinggi ke seluruh bodi mobil, sementara dua petugas lain menyemprot bahan kimia berdaya bersih tinggi. Kualitas air yang digunakan sudah melalui tiga kali tahap penyaringan sehingga bersih dari butiran kotoran ataupun kadar keasaman. Bagian kolong mobil disemprot lewat alat penyemprot yang tertanam di lantai pencucian. Sentuhan kemanusiaan diberikan hanya saat membersihkan bagian kaca, lampu, dan velg ban.

Kemudian mobil akan berjalan di atas rel menuju gerbang penyemprotan air bertekanan 70 bar dengan sudut tertentu yang sudah dihitung oleh komputer. Setiap mobil memiliki sudut penyemprotan berbeda sehingga hasil yang didapatkan maksimal. Sebuah blower raksasa siap mengeringkan mobil diproses berikutnya. Dan akhirnya, tahap terakhir yang disebut after wash protection (AWP) dilakukan.

Petugas mengolesi badan mobil dengan emulsi AWP, yaitu kombinasi dari cairan kristal kaca yang berfungsi membersihkan sisa-sisa partikel air, kotoran yang membandel, sekaligus memberikan perlindungan dan kilau pada permukaan cat. Semua pencucian yang memakan waktu lima menit ini cukup dibiayai Rp 40.000 atau apabila mengambil paket empat kali pencucian, ongkos yang dikeluarkan menjadi Rp 100.000 per paket.

Setelah mobil dalam keadaan bersih, konsumen bisa memilih untuk melakukan tahap selanjutnya, yaitu perawatan berkala, atau paint protection dengan biaya khusus. Dengan harga yang mampu bersaing dengan tempat pencucian mobil lain, nilai plus masih diperoleh, yaitu cat mobil kita mendapat perlindungan agar tetap cemerlang. Sedikit pengorbanan waktu untuk hasil maksimal menjadi pilihan di zaman yang menempatkan waktu sebagai hal berharga. Waktu adalah uang, dan Crystal Box membuktikannya. (jpe)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau