JAKARTA,RABU - Bursa Efek Indonesia (BEI) berhasil mempertahankan posisinya untuk tetap berada di jalur positif. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Rabu (26/3) sore naik 21,024 poin (0,87 persen) menjadi 2.440,640.
Sedang Kompas100 menguat 4,286 poin (0,70 persen) menjadi 613,499. Kemudian indeks LQ45 berhasil bertambah 3,554 poin (0,68 persen) ke level 523,770, serta Jakarta Islamic Index (JII) naik tipis 0,412 poin (0.09 persen) menjadi 448,278.
Pada sesi siang BEI kembali digempur dengan melemahnya saham-saham sektor pertambangan sehingga menggerus pencapaian IHSG sesi pagi yang naik 36 poin.
Sebanyak 106 saham menguat masih mendominasi perdagangan Rabu, dibandingkan 72 saham yang turun dan 61 saham yang stagnan. Volume perdagangan mencapai 5,027 miliar saham dengan nilai Rp 3,446 triliun dari 67.499 kali transaksi.
Saham-saham yang berhasil mempertahankan penguatannya antara lain yang menguat antara lain, United Tractors (UNTR) naik Rp 700 ke Rp 12.400. Indo Tambangraya Megah naik Rp 400 ke Rp 20.500. Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik Rp 450 ke Rp 6.500. PT Bukit Asam (PTBA) naik Rp 150 ke Rp 9.800. Serta London Sumatra Indonesia (LSIP) yang menguat Rp 300 ke Rp 9.900.
Sedang saham-saham yang di zona merah antara lain PT INCO (INCO) turun Rp 300 ke 6.950. PT GAs Negara (PGAS) turun Rp 100 menjadi Rp 13.200. Serta Bumi Resources (BUMI) yang turun Rp 50 ke Rp 6.050.
Sementara bursa regional berada di posisi mixed (beragam). Indeks Hang Seng, Hong Kong memimpin di pihak hijau, setelah melanjutkan rally dengan naik 152,49 poin (0,68 persen) ke posisi 22,617,01 serta indeks All ordinaries, Australia juga naik 65,60 poin ((1,22 persen) ke 5.421,30. Kemudian indeks kospi di Korea Selatan juga menguat 4,74 poin (0,28 persen) ke posisi 1.679,67.
Sementara acuan indeks Nikkei-225 di Tokyo Stock Exchange jatuh 38,59 poin (0,30 persen) pada 12.706,63. Kemudian Strait Times Indeks, Singapura melemah 4,97 poin (0,17 persen) ke 2.995,22. Serta indeks komposit Shanghai, China, yang bergabung ke zona merah, turun 22,76 poin (0,63 persen) menjadi 3.606,86.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang