Syahrul Siap Sinergi dengan Bupati/Wali Kota

Kompas.com - 27/03/2008, 05:56 WIB

MAKASSAR, KAMIS –  Hingga saat ini, Menteri Dalam Negeri Mardiyanto masih belum juga memberikan isyarat tentang jadwal pelantikan pasangan Syahrul Yasin Limpo-Agus Arifin Nu’mang atau sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan  periode 2008-2013. Sembari menanti jadwal pelantikan, kubu pasangan tersebut terus berkonsolidasi, termasuk merumuskan format sinergi  dengan 23 bupati/wali kota  di daerah ini.
 
“Format sinergi dengan bupati/wali kota  sangat  penting dalam upaya merealisasikan program strategis berupa layanan pendidikan dan kesehatan gratis. Apalagi, tidak semua bupati/wali kota punya ideologi dan warna politik yang sama dengan gubenur-wagub yang akan akan memimpin Sulsel lima tahun ke depan,”  ujar  Imam Mujahidin Fahmid, juru bicara Syahrul, Rabu (26/3).
 
Ia menguraikan, dalam masa konsolidasi secara internal kubu Syahrul-Agus telah mempersiapkan rancangan Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJM). Rancangan itu akan menjadi acuan hukum dalam menjalankan program pembangunan, terutama  pendidikan dan kesehatan gratis. Dalam waktu 3 bulan  pasca pelantikan Syahrul-Agus,  RPJM tersebut sudah harus disahkan oleh DPRD Provinsi.  ”Program pembangunan dari gubernur mustahil berjalan tanpa sinergi dukungan para bupati/wali kota selaku ujung tombak otonomi dan pelayanan publik,” kata  Imam.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau