BANDUNG, KAMIS - Waktu dua minggu tersisa menjelang hari pencoblosan Pemilihan Kepala Daerah Jabar hendaknya dimaksimalkan Komisi Pemilihan Umum Provinsi Jabar untuk melakukan sosialisasi.
KPU Jabar diharapkan proaktif melakukan jemput bola khususnya ke daerah-daerah di perbatasan Jabar yang rawan apatisme politik. Saran ini diungkapkan Direktur Eksekutif Pusat Kajian Kebijakan dan Pembangunan Strategis (Puskaptis) Husin Yazid.
Menurutnya, penduduk di wilayah Depok, Bekasi, Bogor, dan Cianjur rentan menjadi golongan putih. Selain persoalan administratif serta mobilisasi yang tinggi, itu dipicu pula tingginya apatisme terhadap Pilkada.
Berdasarkan hasil survei Puskaptis yang dirilis beberapa waktu lalu, potensi golput ini dalam Pilkada Jabar mencapai sekitar 29 persen dari total pemilih. Lewat sosialisasi gencar, ia optimis, potensi golput itu dapat berkurang.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang