JAKARTA,JUMAT - Bank Internasional Indonesia (BII) bersindikasi dengan Bank Niaga dan Bank Ekspor Indonesia untuk memberikan fasilitas pinjaman senilai 24 juta dollar AS kepada PT Jaya Samudra Karunia shiping (PT JSK).
Sindikasi pinjaman yang dipimpin BII tersebut diperuntukan bagi pembelian satu unit kapal pengangkut curah tipe Panamax dengan kapasitas angkut batu bara 60.000 ton oleh PT JSK. "Fasilitas kredit sindikasi kepada industri pendukung batu bara merupakan wujud untuk mendukung program pemerintah di bidang transportasi laut dan infrastruktur khususnya dalam pembangunan pembangkit listrik berbahan bakar batu bara," kata Direktur Korporasi BII Dira K Mochtar dalam keterangan pers di Jakarta,Jumat (28/3).
Ia mengatakan, industri perkapalan dan pelayaran di Indonesia akan terus berkembang, seiring dengan perkembangan insdutri komoditas. Menurut dia, pembiayaan BII untuk industri pelayaran hingga akhir tahun 2007 mencapai Rp 1,3 triliun. "Dan ini akan terus kita kembangkan," katanya.
Chief Executive Officer PT JSK, Dennis SK Jang mengatakan, industri pelayaran dan perkapalan dalam negeri perlu mendapatkan dukungan terutama dari sektor perbankan.
Hal ini, menurut dia, terkait dengan asa cabotage principal yang mendorong kapal-kapal nasional berbendera Indonesia menjadi pemain utama dalam industri pelayaran Indonesia. "Armada kapal berbendera Indonesia yang ada saat ini belum bisa mengakomodir seluruh permintaan yang ada, untuk itu perlu dukungan dari perbankan," katanya. (ANT)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang