Menjaga Mood Bercinta

Kompas.com - 29/03/2008, 12:51 WIB

Penat dan tak bertenaga, apalagi setelah seharian sibuk bekerja, sering menjadi alasan bagi pasangan suami istri untuk menghindari acara bercinta, padahal kemesraan perkawinan perlu dijaga.

Sebuah survei yang dilakukan di Inggris bahkan menyebutkan dua dari lima perempuan di sana lebih memilih membaca buku atau menonton tivi ketimbang berhubungan seks dengan suaminya. Wah, sebelum hal itu menimpa kehidupan perkawinan Anda, ini dia tipsnya agar mood bercinta selalu tercipta.

 - Lakukan hal kecil namun bermakna, semisal mengganti lampu kamar dengan yang lebih redup atau mengganti daster longgar Anda dengan busana yang lebih seksi.
 
 - Tunjukkan perhatian pada pasangan. Mengobrol dalam suasana santai dan mesra bisa menimbulkan keintiman emosional. Setelahnya tak akan sulit mencapai keintiman fisik.
 
 - Tak sedikit kaum wanita yang malas bercinta dengan alasan kurang puas dengan bentuk tubuhnya. Luangkan waktu untuk menyenangkan diri sendiri. Selain membuat tubuh lebih relaks, kegiatan tersebut juga akan membuat Anda lebih percaya diri.
 
- Menghabiskan lebih banyak waktu berdua; makan malam di luar, ke bioskop, mendengarkan lagu Anda berdua atau membuka-buka lagi album foto pernikahan. Kegiatan sederhana tersebut bisa menyalakan kembali romantisme Anda berdua.

- Tak perlu merencanakan atau membuat jadwal acara bercinta. Hubungan seks justru lebih bergelora bila dilakukan secara spontan.

- Cumbuan, rabaan, dan pelukan, juga boleh dikategorikan sebagai hubungan seks. Jika sering dilakukan pasti gairah seks akan tetap menyala.  

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau