Dirut AP II: AdamAir Harus Bayar Utang!

Kompas.com - 29/03/2008, 17:01 WIB

MEDAN, SABTU - PT Angkasa Pura II mengancam maskapai penerbangan Adam Air untuk segera melunasi hutang sebesar Rp9 miliar. "Adam Air memiliki utang sekitar Rp9 miliar dan utang itu harus dibayar. Kita sudah ada persetujuan dengan mereka dan jika utang itu tidak segera dibayar maka peralatan yang menjadi jaminan mereka akan kita jual," kata Dirut PT Angkasa Pura II, Edie Haryoto, usai mendampingi Wapres Jusuf Kalla meninjau Bandara Kuala Namu, di Medan, Sabtu.
    
Dia menuturkan, sebagian besar dari utang itu atau sebesar Rp8 miliar merupakan utang Adam Air pada Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, sedangkan selebihnya ke bandara lain yang dikelola oleh PT Angkasa Pura II.
    
Utang maskapai penerbangan yang dicabut izinnya pekan lalu itu merupakan utang dagang biasa seperti biaya sewa parkir, biaya sewa konsesi atau pemakaian tempat di terminal bandara dan sebagainya.
    
Menurut dia, hingga kini pihak Adam Air belum mempunyai niat untuk membayar utang itu karena di "tubuh" perusahaan maskapai yang memiliki nama PT Adam Sky Connection Airlines itu masih terjadi sengketa terkait masalah finansial yang dialami perusahaan penerbangan itu.
    
Sementara itu hingga kini sebanyak 10 unit pesawat Adam Air jenis Boeing 737 masih terparkir di sejumlah bandara yang dikelola PT Angkasa Pura II. "Pasca pencabutan izin operasional, sebanyak delapan pesawat Adam Air masih parkir di Cengkareng dan dua lagi di Bandara Polonia Medan," kata Edie. (ANT)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau