JAKARTA,MINGGU - Perusahaan pengembang properti PT Bakrieland Development Tbk (ELTY) menyatakan kinerja perseroannya untuk tahun 2007 berhasil mencatatkan laba bersih mencapai Rp 134,2 miliar, naik 98,5 persen dari tahun 2006 sebesar Rp 67,6 miliar.
"Melonjaknya laba bersih perseroan ini didorong peningkatan penjualan yang tajam dari proyek propertinya. Kami juga menyerahkan hasil proyek lebih awal dari target. Ini merupakan suatu hal yang penting bagi konsumen dan investor," kata Presdir dan CEO perseroan Hiramsyah S. Thaib dalam siaran persnya seperti dikutip Antara, Minggu (30/3).
Dari laporan keuangan 2007 yang telah diaudit itu, katanya, penjualan melonjak hampir dua kali lipat mencapai Rp 782,1 miliar, atau naik 98,9 persen dari Rp 393,2 miliar tahun 2006, sedangkan laba operasi naik 136,2 persen menjadi Rp 170,5 miliar dari tahun 2006 sebesar Rp 72,2 miliar.
Bakrieland merupakan pengembang superblok terbesar dan pertama di Indonesia yang disebut Rasuna Epicentrum yang terdiri dari kondominium, apartemen, perkantoran dan kawasan komersial. Perseroan juga memiliki lahan siap pakai (land bank) terbesar di kawasan Pusat Bisnis (Central Business District) Kuningan-Jakarta seluas 17,4 hektare.
Disebutkannya, pada 9 April 2008 Bakrieland akan melakukan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa dalam rangka meminta persetujuan dari pemegang saham atas pembelian 30 persen saham anak perusahaannya yang mengembangkan Rasuna Epicentrum oleh Limitless LLC, anak perusahaan Dubai World. Limitless bersedia membayar 110 juta dollar AS untuk pembelian saham tersebut.
Menurut dia, perseroan menargetkan akan mencatat penjualan sebesar Rp 1,1 triliun pada tahun 2008. Ditambahkannya, Bakrieland akan melakukan investasi pada proyek infrastruktur, seperti proyek jalan tol. Sebagai proyek jalan tol pertama Bakrieland adalah ruas Kanci-Pejagan yang diharapkan mulai beroperasi pada tahun 2010.
"Berbagai proyek infrastruktur akan memampukan perseroan untuk menggenjot laba pada jangka panjang, membuat Perseroan menjadi semakin menarik bagi investor asing, dan akan memberikan kontribusi penjualan yang signifikan," kata Hiramsyah.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang