TOKYO, SENIN - Saham-saham Jepang dibuka melemah, Senin (31/3), dengan acuan indeks Nikkei-225 turun 113,83 poin atau 0,89 persen menjadi 12.706,64 dalam menit-menit pertama perdagangan, mengikuti penurunan di Wall Street pada Jumat (28/3) lalu.
Sebelumnya, seperti dikutip dari Antara, saham-saham Jepang memang diperkirakan akan dibuka melemah, sejalan dengan berlanjutnya penurunan di Wall Street pada Jumat setelah peringatan laba dari J.C. Penney Co. meningkatkan kekhawatiran tentang belanja konsumen.
J.C. Penney pada Jumat menurunkan prospek laba kuartal pertamanya menjadi sekitar 50 sen per saham, dari perkiraan sebelumnya antara 75 sen hingga 80 sen per saham, akibat turunnya penjualannya selama musim libur Paskah.
Departemen Perdagangan juga mengatakan bahwa belanja konsumen bulan lalu naik tipis 0,1 persen, segaris dengan ekspektasi Wall Street. "Pasar saham di Amerika Serikat kemungkinan masih tertekan akibat berkembangnya kekhawatiran tentang kemerosotan ekonomi, termasuk kekhawatiran kerugian yang lebih besar pada lembaga-lembaga keuangan, yang dipicu krisis kredit perumahan," kata ekonom dari Mizuho Research Institute, Koji Takeuchi dalam catatan risetnya.
Di Jepang, para investor kemungkinan hari ini fokus pada data produksi Februari dan survei kuartalan Tankan Bank Sentral Jepang (BoJ) pada Selasa (1/4) untuk implikasi baru tentang prospek jangka pendek ekonomi Jepang.
Jajak pendapat sepuluh ekonom yang dihimpun Thomson Financial rata-rata memperkirakan indeks kepercayaan bisnis di antara manufaktur besar turun menjadi 13 bulan ini dari 19 pada jajak pendapat Desember. Estimasi untuk Maret berkisar antara 9 hingga 15.
Pada Jumat, di Wall Street, indeks Dow Jones Industrial Average turun 86,06 poin atau 0,70 persen menjadi 12.216,40, sementara indeks komposit Nasdaq turun 19,65 poin atau 0,86 persen menjadi 2.261,18.
Kontrak berjangka Nikkei yang diperdagangkan di Chicago turun menjadi 12.685 poin, dari 12.860 di Osaka Securities Exchange pada Jumat, memberikan kesan mulai melemahnya pasar lokal.
Di bursa Tokyo, Jumat, indeks Nikkei 225 ditutup naik 215,89 poin atau 1,7 persen pada 12.820,47, sementara indeks Topix naik 17,
37 poin atau 1,4 persen menjadi 1.243,81.
Hari ini, kementerian ekonomi, perdagangan dan industri Jepang akan merilis indeks produksi industri pendahuluan untuk Februari, 10 menit sebelum bel pembukaan perdagangan.
Pada siang, Asosiasi Manufaktur Otomitif Jepang akan mengumumkan produksi dan ekspor mobil Jepang untuk Februari dan kementerian pertanahan akan mengumumkan sektor perumahan untuk Februari.
Saham-saham yang dipantau termasuk Fast Retailing Co. yang melaporkan rencana ekpansi jaringa toko pakaian kasual Uniqlo di China menjadi sekitar 100 lokasi dalam lima tahun mendatang dalam upaya mendorong pertumbuhan operasinya di luar negeri.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang