Lemah, Pembukaan Penjualan Saham Jepang

Kompas.com - 31/03/2008, 08:24 WIB

TOKYO, SENIN - Saham-saham Jepang dibuka melemah, Senin (31/3), dengan acuan indeks Nikkei-225 turun 113,83 poin atau 0,89 persen menjadi 12.706,64 dalam menit-menit pertama perdagangan, mengikuti penurunan di Wall Street pada Jumat (28/3) lalu.
    
Sebelumnya, seperti dikutip dari Antara, saham-saham Jepang memang diperkirakan akan dibuka melemah, sejalan dengan berlanjutnya penurunan di Wall Street pada Jumat setelah peringatan laba dari J.C. Penney Co. meningkatkan kekhawatiran tentang belanja konsumen.
    
J.C. Penney pada Jumat menurunkan prospek laba kuartal pertamanya menjadi sekitar 50 sen per saham, dari perkiraan sebelumnya antara 75 sen hingga 80 sen per saham, akibat turunnya penjualannya selama musim libur Paskah.
    
Departemen Perdagangan juga mengatakan bahwa belanja konsumen bulan lalu naik tipis 0,1 persen, segaris dengan ekspektasi Wall Street. "Pasar saham di Amerika Serikat kemungkinan masih tertekan akibat berkembangnya kekhawatiran tentang kemerosotan ekonomi, termasuk kekhawatiran kerugian yang lebih besar pada lembaga-lembaga keuangan, yang dipicu krisis kredit perumahan," kata ekonom dari Mizuho Research Institute, Koji Takeuchi dalam catatan risetnya.
    
Di Jepang, para investor kemungkinan hari ini fokus pada data produksi Februari dan survei kuartalan Tankan Bank Sentral Jepang (BoJ) pada Selasa (1/4) untuk implikasi baru tentang prospek jangka pendek ekonomi Jepang.
         
Jajak pendapat sepuluh ekonom yang dihimpun Thomson Financial rata-rata memperkirakan indeks kepercayaan bisnis di antara manufaktur besar turun menjadi 13 bulan ini dari 19 pada jajak pendapat Desember. Estimasi untuk Maret berkisar antara  9 hingga 15.
    
Pada Jumat, di Wall Street, indeks Dow Jones Industrial Average turun 86,06 poin atau 0,70 persen menjadi 12.216,40, sementara indeks komposit Nasdaq turun 19,65 poin atau 0,86 persen menjadi 2.261,18.
    
Kontrak berjangka Nikkei yang diperdagangkan di Chicago turun menjadi 12.685 poin, dari 12.860 di Osaka Securities Exchange pada Jumat, memberikan kesan mulai melemahnya pasar lokal.
    
Di bursa Tokyo, Jumat, indeks Nikkei 225 ditutup naik 215,89 poin atau 1,7 persen pada 12.820,47, sementara indeks Topix naik 17,
37 poin atau 1,4 persen menjadi 1.243,81.
    
Hari ini, kementerian ekonomi, perdagangan dan industri Jepang akan merilis indeks produksi industri pendahuluan untuk Februari, 10 menit sebelum bel pembukaan perdagangan.
    
Pada siang, Asosiasi Manufaktur Otomitif Jepang akan mengumumkan produksi dan ekspor mobil Jepang untuk Februari dan kementerian pertanahan akan mengumumkan  sektor perumahan untuk Februari.
    
Saham-saham yang dipantau termasuk Fast Retailing Co. yang melaporkan rencana ekpansi jaringa  toko pakaian kasual Uniqlo di China menjadi sekitar 100 lokasi  dalam lima tahun mendatang dalam upaya mendorong pertumbuhan operasinya di luar negeri.

 

 

 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau