Laporan Wartawan Kompas Wisnu Nugroho A
JAKARTA, SENIN - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Kantor Presiden, dan Departemen Luar Negeri Republik Indonesia terus berkomunikasi dengan Duta Besar Belanda dan Kedutaan Besar di Indonesia terkait film Fitna produksi politisi Belanda Geert Wilders yang menuai kontroversi.
"Komunikasi dengan Duta Besar Belanda dilakukan secara intensif," ujar Juru Bicara Kepresidenan Dino Patti Djalal dalam jumpa pers di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (31/3).
Soal film Fitna yang oleh Dino "dibuatkan" antitesisnya di dalam negeri lewat film Ayat-ayat Cinta, Presiden telah berbicara dengan sejumlah menteri mengenai perkembangan terakhir film tersebut. "Kami menghargai posisi pemerintah Belanda, posisi parlemen Belanda, dan rakyat yang tidak mendukung film Fitna. Jangan sama ratakan rakyat Belanda dengan film ini," ujarnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang