China, Penyimbang Pelambatan Ekonomi Regional

Kompas.com - 01/04/2008, 12:33 WIB

JAKARTA,SELASA - China salah satu negara maju di Asia, menjadi penyeimbang pelambatan ekonomi negara-negara industri saat ini yang diakibatkan gangguan keuangan dia Amerika Serikat. Meskipun mengalami penurunan tingkat ekonomi dari 11,4 persen pada 2007 menjadi 9,4 persen pada 2008, negara Tirai Bambu ini terus mengalami peningkatan investasi domestik dan pertumbuhan konsumsi.

Selain China sebagian besar negara Asia Timur, terus memperlihatkan penguatan tingkat kegiatan ekonomi pada tahun 2007 hingga awal 2008 ini, salah satunya Filipina. Arus masuk barang yang besar ke negara ini, mendukung pertumbuhan konsumsi yang kuat.

Laporan East Asia and Pasific region the World Bank dalam enam bulan terakhir menunjukkan, salah satu alasan berlanjutnya pertumbuhan ekonomi di kawasan ini, karena negara-negara pengekspor di Asia Timur selama ini mendapatkan keuntungan perdagangan di dalam dan di luar wilayah ini, ke pasar-pasar selain Amerika Serikat. Wilayah ini mencatat pertumbuhan wilayah ekspor sampai 17 persen ke pasar-pasar negara berkembang.

"Permintaan domestik saat ini memainkan peran yang lebih besar dalam mendorong pertumbuhan di wilayah Asia Timur," ujar Vikram Nehru Kepala Ekonom Bank Dunia untuk Asia Timur dan Asia Pasifik dari Tokyo saat konferensi bersama yang disiarkan langsung pada 7 negara, yakni Vietnam, Singapura, Laos, Kamboja, Filipina, Thailand dan Indonesia, Selasa (1/4).

Vikram menjelaskan Asia Timur juga berhasil mendiversifikasikan pasar ekspornya. Walaupun terjadi penurunan signifikan dalam permintaan dari AS, Asia Timur mampu mengkompensasikannya dengan melakukan ekspor dalam jumlah yang lebih besar ke Eropa dan negara berkembang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau