Triben Siap Menangkan Megawati

Kompas.com - 01/04/2008, 19:45 WIB

MEDAN, SELASA- Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara yang diusung Partai Demokrasi Perjuangan Indonesia Tritamtomo-Benny Pasaribu atau yang dikenal dengan pasangan Triben menjanjikan keamanan dan kesejahteraan, dalam kampanye terbuka di Lapangan Merdeka Medan, Selasa (1/4). Jika terpilih, pasangan ini juga siap memenangkan Megawati Soekarnoputri dalam pemilihan Presiden tahun depan.

Dalam orasinya, Tritamtomo menjanjikan mampu menciptakan suasana aman sebagai prasyarat menciptakan kesejahteraan masyarakat. Janji ini sesuai dengan semboyan, pasangan Triben, yakni "Sumut Aman, Sejahtera, Indonesia Kuat".

Untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat Sumut, Benny secara khusus berjanji menjadikan petani, nelayan, dan buruh sebagai sasaran prioritas pembangunan ekonomi. "Tidak akan ada lagi petani yang tak bisa mendapatkan pupuk bersubsidi," ujar Benny.

Menurut dia, usaha kecil dan menengah juga akan menjadi basis peningkatan ekonomi masyarakat Sumut. "Sumut dan Indonesia bisa maju, kalau ekonomi rakyatnya bisa ditingkatkan," katanya.

Tampil sebagai pasangan yang pertama kali memperoleh kesempatan berkampanye di Medan, Triben tak terlalu banyak mengandalkan juru kampanye nasional. Tercatat hanya dua anggota DPR dari Fraksi PDI-P yang turun, yakni Yasona Laoly dan Firman Djaya Daeli. Kampanye justru berlangsung meriah karena kehadiran artis-artis Jakarta seperti Dorce Gamalama, penyanyi dangdut Trio Macan, dan pentolan grup rock Boomerang Roy Jeconiah.

Beberapa organisasi kepemudaan ikut hadir dengan berbagai atribut yang cukup mencolok, seperti Ikatan Pemuda Karya (IPK), organisasi binaan Olo Panggabean. Selan IPK ada juga beberapa pemuda yang mengenakan seragam FKKPI (Forum Komunikasi Putri-Putri Purnawirawan Indonesia).

Kampanye pasangan Triben tak dihadiri Gubernur Sumut yang juga mantan Ketua DPD PDI-P Rudolf Pardede. Rudolf kalah bersaing dengan Tritamtomo sebagai calon gubernur pilihan DPP PDI-P. Dia sampai sekarang masih belum mau mendukung pasangan Triben meski dia mengaku masih sebagai kader partai yang loyal. "Ada tidak ada Rudolf, tak akan berpengaruh pada perolehan suara pasangan Triben," ujar anggota DPRD Sumut dari Fraksi PDI-P Syamsul Hilal.

Firman mengatakan, pilihan DPP PDI-P pada sosok Tritamtomo juga didasarkan pada kemampuan mantan Pangdam Bukit Barisan ini menciptakan stabilitas keamanan. Tetapi bukan seperti stabilitas keamanan era Orde Baru, ujarnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau