SURABAYA, SELASA - Ketua Umum Persebaya Surabaya, Saleh Ismail Mukadar, Selasa (1/4), memastikan bakal menggelar pertemuan akbar dengan klub-klub sepak bola di Jatim pada 17 April mendatang. Pertemuan dengan klub-klub yang digelar di Surabaya itu akan berfokus pada persoalan gentingnya kepemimpinan PSSI di bawah Ketua Umum Nurdin Halid kini.
Namun, Saleh belum mau menyebutkan apakah gerakan yang diusungnya itu telah beroleh kesepahaman cara pandang dengan Pengprov PSSI Jatim. Dikonfirmasi terpisah, Ketua Umum Pengprov PSSI Jatim, Haruna Soemitro belum memberikan jawaban resmi soal rencana gerakan tersebut.
Sementara itu, Asisten Manajer Persebaya Surabaya, Saleh Hanifah, pada hari yang sama menyebutkan rencana persiapan tim menyongsong kompetisi divisi utama belum akan terpengaruh dengan gerakan tersebut. "Itu (gerakan) persoalan organisasi. Sedangkan persiapan tim adalah soal teknis," kata Saleh.
Saleh Hanifah yang akan bertolak ke Jakarta untuk menghadiri pertemuan antara BLI dengan perwakilan klub-klub anggota peserta kompetisi di Jakarta pada Kamis (3/4) mendatang menyebutkan dirinya belum diserahi mandat selain mengurus tim. "Termasuk pada kemungkinan upaya menggalang dukungan dari sejumlah klub lain di luar Jatim terkait gerakan yang dipelopori Persebaya itu. Saya belum dapat mandat seperti itu," sebutnya.
Dari perkembangan pembentukan tim, Persebaya yang sehari sebelumnya telah memulai latihan perdana yang dipimpin Asisten Pelatih Mursyid Effendi, masih menunggu kehadiran bekas pemain Persita Tangerang, Bobby Satria yang telah dipastikan kontraknya. Persebaya juga telah memastikan kontrak terhadap penjaga gawang eks Persema Malang Endra Prasetya.
Namun, Persebaya belum memastikan kontrak terhadap mantan pemain PSIS Semarang, Fahrudin, yang hingga Selasa (1/4) masih terlihat berlatih bersama pemain-pemain Persebaya lainnya yang telah dipastikan kontraknya. Hingga saat ini, Persebaya dipastikan telah mengontrak 15 pemain.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang