Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Muhammad Khaidir
SAMARINDA - Kendati pasangan Achmad Amins-Hadi Mulyadi telah memiliki Tim Amins dan Mulyadi Peduli Rakyat (Ampera) dalam memenangkan Pilgub Kaltim mendatang, DPW PKS Kaltim tetap memiliki strategi lain.
Salah satu strategi yang akan dilakukan oleh partai yang mengusung ketuanya sebagai calon wakil gubernur mendampingi Achmad Amins adalah mengerahkan relawan yang siap bekerja. Tak tanggung-tanggung relawan yang diturunkan sebanyak 13.000 kader dan simpatisan PKS yang tersebar di Kaltim.
Sekretaris DPW PKS Kaltim Masykur Sarmian mengatakan, 13.000 relawan telah diterjunkan ke lapangan, bahkan jauh hari sebelum Hadi Mulyadi secara resmi mendampingi Achmad Amins. "Kader-kader PKS ini sudah menyebar ke setiap penjuru daerah di Kaltim, dengan kekuatan penuh mereka bekerja keras memenangkan Amins-Hadi dalam pilgub mendatang. Kami berjuang untuk dakwah dalam membangun Kaltim yang sejahtera," kata Masykur, Selasa (1/4) di Kantor DPRD Samarinda.
Secara teknis, menurut Wakil Ketua DPRD Samarinda ini, mereka melakukan kampanye simpatik, mulai mengajak masyarakat memilih Amins-Hadi yang maju demi kepentingan dakwah hingga bakti sosial simpatik lainnya. "Semacam aksi simpatik saja, detailnya seperti apa, saya pikir itu sudah ranah strategi kami yang tak mungkin harus diketahui orang lain, khususnya lawan-lawan politik kami," ujarnya.
Dikemukakan, relawan PKS terdiri dari semua unsur, mulai dokter, pekerja sosial, buruh dan masyarakat umum. "Kami sadar kebutuhan masyarakat berbeda satu sama lain, dan relawan yang kami turunkan diyakini memiliki semua kebutuhan masyarakat tersebut," ujarnya.
Apakah relawan diberi kompensasi berupa materi? Dengan tegas Masykur mengatakan, relawan PKS tak pernah diberi bayaran dan meminta bayaran apapun. Kader PKS dalam bekerja untuk kepentingan dakwah dan memajukan masyarakat Kaltim menjadi sejahtera.
"Mereka hanya dibekali ilmu dan dakwah, dan yakin kalau ada yang mengaku relawan PKS namun akhirnya meminta bayaran, saya sangat membantahnya jika relawan tersebut adalah kader PKS," tandasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang