Ekspor Tekstil 2009 Ditargetkan 11,8 Miliar Dollar AS

Kompas.com - 02/04/2008, 11:17 WIB

BANDUNG,RABU - Menperin Fahmi Idris menargetkan ekspor tekstil dan produk tekstil (TPT) mencapai sekitar 11,8 miliar dollar AS pada 2009, sedikit meningkat dibanding proyeksi ekspor tahun ini sebesar 11 miliar dollar AS. "Industri TPT masih menjadi salah satu industri prioritas yang akan dikembangkan karena mampu memberi kontribusi yang signifikan bagi perekonomian nasional," ujar Fahmi pada pembukaan pameran mesin dan aksesoris tekstil, Bandung Intertex 2008, yang diikuti sekitar 595 perusahaan di Bandung, Rabu (2/4).

Industri TPT 2006 lalu menyerap 1,2 juta tenaga kerja, tidak termasuk industri kecil dan rumah tangga. Selain itu menyumbang devisa sebesar 9,45 miliar dollar AS pada 2006 dan 10,03 miliar dollar AS pada 2007. "Secara konsisten industri TPT memberi surplus (net ekspor) di atas lima miliar dollar AS dalam kurun waktu 10 tahun terakhir ini," ujarnya.

Oleh karena itu, ia menargetkan 2009 ekspor TPT mencapai 11,8 miliar dollar AS dengan penyerapan 1,62 juta tenaga kerja. Namun diakuinya dalam pengembangan industri TPT ke depan masih banyak masalah yang harus diselesaikan melalui kerjasama dengan instansi terkait guna menciptakan iklim usaha yang kondusif.

Masalah lain yang harus diatasi adalah masalah pendanaan, ketenagakerjaan dan penanganan penyelundupan. Saat ini industri TPT diakuinya juga menghadapi masalah daya saing terkait usia mesin industri tersebut yang sebagian besar -- sekitar 75 persen -- berusia sekitar 20 tahun sehingga membutuhkan peremajaan mesin baru untuk bersaing di pasar internasional dan domestik yang semakin ketat. "Pameran ini diharapkan dapat mempertemukan para pelaku industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional dengan produsen mesin dan aksesoris internasional guna mendukung program  revitalisasi industri TPT nasional," ujar Fahmi.

Menurut Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Jawa Barat Ade Sudrajat, pameran tersebut melibatkan hampir semua produsen mesin dan aksesoris dunia, sehingga diharapkan bisa membantu upaya peningkatan teknologi industri TPT nasional. "Hal itu menunjukkan industri tekstil dan garmen masih tetap menarik bagi para pengusaha baik di dalam maupun luar negeri," ujarnya.

API memproyeksikan ekspor TPT tahun ini mencapai sekitar 11 miliar dollar AS. Pameran yang mengambil tema "Investasi untuk Menciptakan Peluang Usaha yang Lebih Baik" itu  akan berlangsung sampai 5 April 2008. (ANT)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau