JAKARTA,RABU - Pemerintah akan memutuskan jadwal tagihan sistem multiguna tarif PLN, Kamis (3/4), besok setelah rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI. Demikian dikemukakan Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi ESDM J Purwono di Gedung DPR RI Jakarta, Rabu (2/4). "Kita masih sosialisasi, besok keputusannya apakah tarif multiguna ditagihkan Mei atau bagaimana. Tunggu saja," kata Purwono.
Menurut dia, pemberlakuan tarif multiguna hanya dikenakan pada pelanggan R3 yang jumlahnya sekitar 400 ribu dari total 33 juta pelanggan PLN. "Dan umumnya kan yang kena adalah pelanggan di lima kota besar saja yang selama ini boros dan harus berhemat," jelasnya.
Ditanya apakah PLN akan menagihkan sistem multiguna pada rekening pelanggan Mei mendatang, Purwono mengatakan tunggu keputusan rapat besok. "Jadi waktunya masih cukup pelanggan untuk berhemat. Kita akan surati setiap pelanggan jadi tak perlu kuatir," jelasnya.
Mengenai lampu hemat energi, dia mengatakan akan dibagikan secara gratis Mei mendatang ke semua pelanggan PLN. "Ini kebijakan tidak diskriminasi karena yang kena hanya pelanggan kaya. Kalau pelanggan miskin kan disubsidi jadi tidak kena sistem ini," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang