TANGERANG, RABU - PT Metro Batavia yang mengoperasikan maskapai Batavia Air, melaporkan kehilangan 11 komponen pesawat miliknya ke Polres Metro Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Akibat kejadian tersebut, perusahaan tersebut mengalami kerugian sebesar 300.000 dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp 3 miliar.
Menurut Deputy Safety Director Batavia Air Moh Yamin pada Rabu (2/4) malam, belum bisa dipastikan kapan komponen yang terpasang di dalam pesawat Boeing 737 seri 300 tersebut hilang. Pasalnya, pesawat tersebut sebelumnya masuk hanggar selama sebulan untuk perbaikan. Tanggal 25 Maret, pesawat dikeluarkan dari hanggar untuk pengecekan fisik. Saat itulah manajemen Batavia Air melihat ada beberapa komponen pesawat yang semula terpasang ternyata sudah raib.
Setelah melakukan pengecekan ke berbagai bagian menyangkut keberadaan komponen itu, manajemen akhirnya menyimpulkan 11 komponen tersebut benar hilang. Pihak Batavia Air melaporkan kasus itu ke Polres Metro Bandara Soekarno-Hatta pada 1 April lalu. Kapolres Metro Bandara Komisaris Besar Guntur Setyanto menyatakan sudah menerima laporan itu dan akan meminta keterangan para saksi. (TRI)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang