Artika Lupa Menikah

Kompas.com - 03/04/2008, 05:40 WIB

JAKARTA, KAMIS -- Puteri Indonesia 2004 Artika Sari Devi (28) mendadak lupa ketika ditanya seputar perkembangan persiapan pernikahan yang sudah dilakukannya. Tika--sapaan akrabnya--terlihat kaget atas pertanyaan tersebut.  

"Wah, jadi ingat lagi kalau ketemu teman-teman (wartawan). Padahal kemarin- kemarin sudah lupa karena sibuk bekerja," kata Tika saat ditemui di sela-sela peluncuran film Planet Mars di Planet Hollywood, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (1/4) malam. Film tersebut merupaka filmnya yang kedua setelah sebelumnya Tika berakting sangat baik di film Opera Jawa (2006).

Dalam film bergenre komedi romantis arahan sutradara Reka Wijaya itu, Tika didapuk menjadi pemeran utama. Mantan finalis Miss Universe 2005 itu berperan sebagai perempuan cantik bernama Jasmine yang sudah punya pekerjaan tetap dan hidup berkecukupan di Jakarta.

Selama syuting bolak-balik Jakarta-Bandung-Semarang selama tujuh hari, Tika mengaku tidak ada kesulitan. Hanya saja, perbedaan karakter dengan tokoh Jasmine kerap membuat Tika kagok beraksi di depan kamera. Walau film komedi yang memang bisa membuat penonton tertawa ngakak, selama syuting Tika melakukannya dengan serius.

"Yang sulit itu saat syuting aktingnya harus natural tapi tidak berlebihan," kata Tika yang sebelumnya tidak pernah mengenal Reka Wijaya dan tiba-tiba ditawari main film untuk menjadi pemeran utama. Diakui Tika, film Planet Mars itu sangat berbeda dengan Opera Jawa yang disutradarai Garin Nugroho.

Sekarang, setelah menyelesaikan film Planet Mars Tika mengaku akan istirahat terlebih dulu. "Tarik napas dulu sambil cooling down," ujar Tika tersenyum. Setelah itu Tika akan kembali lagi kepada kesibukannya sebagai presenter televisi atau MC di banyak acara off air ataupun seminar. Terkadang Tika juga harus berkeliling Indonesia untuk mempromosikan produk yang ilkannya ia bintangi.

 "Kalau sudah sibuk bekerja jadi suka lupa mempersiapkan pernikahan," kata Tika seraya tersenyum. Sejauh ini di sela-sela kesibukannya, perempuan berambut panjang kelahiran Bangka Belitung 29 November 1979 itu terus mempersiapkan rencana pernikahannya dengan Baim. Memang, belum ada kabar yang baru yang bisa dibagi.

"Tapi saya dan Baim tetap saling mengingatkan. Nggak mau kesusu (tergesa- gesa) dan harus step by step mempersiapkannya," kata mahasiswi S2 jurusan Magister Kenotariatan Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, yang membantah telah melakukan fitting gaun pengantin ini. (WARTA KOTA/KIN)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau