Laporan Wartawan Kompas Suhartono
JAKARTA, KAMIS - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat membuka Musyawarah Besar II Kosgoro di Jakarta Convention Centre (JCC), Kamis (3/4) malam, menyatakan, dirinya akan menulis surat kembali kepada Bank Dunia serta Direktur Jenderal Badan Pangan Dunia (FAO) untuk mengambil langkah-langkah segera mengatasi krisis pangan dan gejolak keuangan dunia.
Beberapa hari sebelumnya, Presiden Yudhoyono juga tercatat telah menulis surat kepada Sekjen PBB Ban Ki Moon agar PBB juga mengambil langkah-langkah serupa.
Sementara, Kamis siang, seusai memimpin rapat kecil bersama sejumlah menteri di antaranya Menko Perekonomian Boediono, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menneg BUMN Sofyan Djalil, Menneg PPN/Kepala Bappenas Paskah Suzetta di ruang kerja Presiden di Kantor Kepresidenan, Kompleks Istana, Jakarta, Presiden menyatakan, meskipun gejolak perekonomian berimbas pada perekonomian nasional, rakyat Indonesia diharapkan tetap tenang dan tak perlu khawatir mengingat APBN masih tetap berada dalam kendali pemerintah.
"Saya harus menyampaikan kepada rakyat dan pihak-pihak tertentu bahwa semuanya, termasuk APBN, masih dalam under control kita. Bersama DPR, kita masih merumuskan perubahan APBN 2008 yang benar-benar kredibel, berkelanjutan dan mampu mengatasi keadaan ekonomi kini kita hadapi," ujar Presiden.
Menurut Presiden, APBN-P yang tengah disusun itu, dapat tetap menjalankan fungsi-fungsi umum pemerintahan serta membiayai tugas-tugas lainnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan rakyat, termasuk jaring pengaman sosial.
Dikatakan lebih jauh oleh Presiden, pekan depan, Gubernur Bank Indonesia Burhanuddin Abdullah, Menko Perekonomian Boediono dan Menkeu Sri Mulyani akan memberikan penjelasan kepada rakyat dan pasar mengenai tanggung jawab pemerintah untuk terus mengelola APBN secara baik dan terkendali.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang