Presiden Akan Surati Bank Dunia dan FAO

Kompas.com - 03/04/2008, 22:07 WIB

Laporan Wartawan Kompas Suhartono

JAKARTA, KAMIS - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat membuka Musyawarah Besar II Kosgoro di Jakarta Convention Centre (JCC), Kamis (3/4) malam, menyatakan, dirinya akan menulis surat kembali kepada Bank Dunia serta Direktur Jenderal Badan Pangan Dunia (FAO) untuk mengambil langkah-langkah segera mengatasi krisis pangan dan gejolak keuangan dunia.

Beberapa hari sebelumnya, Presiden Yudhoyono juga tercatat telah menulis surat kepada Sekjen PBB Ban Ki Moon agar PBB juga mengambil langkah-langkah serupa.

Sementara, Kamis siang, seusai memimpin rapat kecil bersama sejumlah menteri di antaranya Menko Perekonomian Boediono, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati, Menneg BUMN Sofyan Djalil, Menneg PPN/Kepala Bappenas Paskah Suzetta di ruang kerja Presiden di Kantor Kepresidenan, Kompleks Istana, Jakarta, Presiden menyatakan, meskipun gejolak perekonomian berimbas pada perekonomian nasional, rakyat Indonesia diharapkan tetap tenang dan tak perlu khawatir mengingat APBN masih tetap berada dalam kendali pemerintah.

"Saya harus menyampaikan kepada rakyat dan pihak-pihak tertentu bahwa semuanya, termasuk APBN, masih dalam under control kita. Bersama DPR, kita masih merumuskan perubahan APBN 2008 yang benar-benar kredibel, berkelanjutan dan mampu mengatasi keadaan ekonomi kini kita hadapi," ujar Presiden.

Menurut Presiden, APBN-P yang tengah disusun itu, dapat tetap menjalankan fungsi-fungsi umum pemerintahan serta membiayai tugas-tugas lainnya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan rakyat, termasuk jaring pengaman sosial.

Dikatakan lebih jauh oleh Presiden, pekan depan, Gubernur Bank Indonesia Burhanuddin Abdullah, Menko Perekonomian Boediono dan Menkeu Sri Mulyani akan memberikan penjelasan kepada rakyat dan pasar mengenai tanggung jawab pemerintah untuk terus mengelola APBN secara baik dan terkendali.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau