RIO DE JANEIRO, JUMAT - Lebih dari 66.000 kasus demam berdarah dengue (DBD), penyakit yang disebabkan nyamuk yang kadang-kadang mematikan dilaporkan terjadi di Brazil selatan sejak empat bulan lalu. Demikian diungkapkan pejabat terkait, Kamis waktu setempat.
DBD dilaporkan telah menewaskan sekitar 67 orang tahun ini di Rio de Janeiro, ungkap pejabat kementrian kesehatan. Kurang dari setengahnya anak-anak di bawah usia 13 tahun.
Karena itu, pemerintah Brazil menyatakan situasi epidemik. Kementrian kesehatan setempat tidak berupaya mengidentifikasi kematian akibat DBD ini, demam dengue hemoragik yang "biasanya berakibat fatal karena sulit dikenali dan kurang perawatan yang memadai." ungkap pejabat dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC).
CDC mengatakan bahwa dengan perawatan yang memadai dan tepat, kejadian fatal akibat demam hemoragik dengue yang ditandai dengan perdarahan di bagian luar dan dalam tubuh secara abnormal dapat diminimalkan hingga kurang dari 1 persen.
Demam dengue, jenis demam yang paling kerap dari jenis dengue disebabkan oleh virus yang biasanya dibawa nyamuk, utamanya Aedes Aegypti dan tidak menular antar manusia.
Kementrian Kesehatan Rio de Janeiro mengatakan, 613 dari 67.010 kasus dengue merupakan demam dengue hemoragic atau DBD. CDC memperkirakan sekitar 10 juta kasus dengue terjadi di dunia setiap tahunnya."Kejadian ini cukup biasa terjadi," ujar Dr. Ali Khan dari CDC.
Nyamuk membawa telur-telur bervirus dengue ini pada air yang tergenang di selokan, botol atau sumber-sumber air lain. Khan menekankan pencegahan yang bisa dilakukan adalah dengan. "Baju dan celana lengan panjang, juga losion anti nyamuk."
Gejala demam berdarah dengue biasanya muncul dalam bentuk sakit kelapa berat, demam tinggi, sakit punggung, nyeri sendi, nyeri pada mata, mual, muntah, kulit berbintik merah. Tidak ada vaksin yang dapat digunakan untuk mencegahnya.
Source: CNN
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang