Laporan Wartawan Kompas Suhartono
CIREBON, SABTU - Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla, Sabtu (5/4) pagi, melakukan temu wicara dengan petani dan penyuluh lapangan di Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SLPTT) Gerakan Peningkatan Produksi Beras Nasional (GP2BN) di Cirebon, Jawa Barat. Acara yang dipandu Bupati Cirebon Dedi Supardi akan berdialog seputar persoalan peningkatan produksi dan subsidi serta infrastruktur pertanian.
Temu wicara itu merupakan salah satu acara yang dilakukan Wapres Kalla di tengah-tengah kunjungan safarinya di sejumlah kabupaten di Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur serta Banten, yang telah dimulai Jumat (4/4) kemarin dan dilanjutkan Sabtu pagi ini.
Dalam safari ini, Wapres Kalla didampingi sejumlah menteri di antaranya Menteri Pertanian Anton Apriyantono, Menteri Pekerjaan Umum Djoko Kirmanto, Menneg BUMN Sofyan Djalil, Menteri Perindustrian Fahmi Idris, Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Suryadharma Ali serta Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Joyowinoto.
Sebelumnya, Wapres Kalla yang bersafari dengan Helikopter Kepresidenan Super Puma TNI-AU dan berangkat dari Base Ops Pangkalan Halim Perdana Kusuma, Jakarta Timur, meninjau dari udara dan mendengarkan paparan kemajuan pembangunan jalan tol Cikopo-Palimanan-Kanci-Pejagan dan pembangunan Waduk Jatigede. Ia juga menyempatkan meninjau Pabrik Gula Tersana Baru, Babakan, Cirebon.
Siang harinya, Wapres Kalla juga akan mendengarkan paparan mengenai sistem pengairan petani bawang merah dan Waduk Malahayu di ruang Pendopo Kabupaten Brebes. Hal ini pernah dijanjikannya saat beberapa bulan lalu melakukan kunjungan kerja ke Brebes untuk menghadiri pembukaan Saudagar Batik Brebes dan Pekalongan.
Sebelum meninggalkan Brebes menuju Semarang, Wapres akan menyerahkan bantuan bibit bawang merah secara simbolis kepada para petani bawang merah.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang