JAKARTA, SENIN - Calon Gubernur BI Boediono membuka pemaparan makalahnya dengan sebuah cerita. Ia berkisah di hadapan Anggota Komisi XI DPR. Hari ini, 7 April 2008, mengingatkan momen lain di benak Boediono. Tahun 1978, tepat 30 tahun yang lalu, di tanggal yang sama ia juga menjalani tes di sebuah Universitas di Amerika Serikat, untuk mempertahankan disertasinya di hadapan 4 orang guru besar. Dan hari ini, ia akan mempresentasikan pokok pikirannya mengenai Bank Indonesia di hadapan 52 anggota Komisi XI.
"Tepat tiga puluh tahun lalu, pada suatu musim dingin saya menghadapi 4 orang guru besar. Intinya, saya diuji untuk disertasi saya. Dan itu saya katakan pagi tadi kepada Bapak/Ibu," kisahnya.
Setelah menguraikan cerita itu, Boediono mengutarakan rasa bangga dan terhormatnya karena diajukan sebagai Calon Gubernur BI. Bagi dia, Gubernur BI mempunyai tugas besar untuk menjaga stabilitas moneter dan memperkokoh BI. Dalam paparannya, Boediono membaginya dalam dua bagian besar.
"Pertama saya akan mengutarakan tentang beberapa prinsip dasar yang seyogyanya melandasi BI dalam mendukung perekonomian nasional. Dan kedua, agenda dan langkah-langkah konkret dalam melaksanakan tugas BI," papar dia. Empat prinsip dasar tersebut, kata Boediono, adalah memposisikan diri dalam pembangunan perekonomian nasional, independensi, kompetensi dan kredibilitas BI.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang