Revitalisasi jadi Fokus Calon Kepala BP Migas

Kompas.com - 07/04/2008, 18:39 WIB

JAKARTA, SENIN- Revitalisasi peran Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas) menjadi salah satu fokus utama yang diutarakan para calon Kepala BP Migas, dalam fit and proper test yang berlangsung di Komisi VII DPR, Jakarta, Senin (7/4).

Ketiga calon yang diuji Komisi VII adalah Staf Ahli Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Evita Herawati Legowo, Direktur Pengusaha Hulu Dirjen Minyak dan Gas Bumi  R. Priyono dan Kepala Litbang Migas Hadi Purnomo.

Kepada anggota DPR, Evita mengemukakan, fokus utamanya adalah masalah internal kerjasama dalam Migas dan partnership antara KKKS  (Kontraktor Kontrak Kerja Sama) dan Dirjen Migas. Target 100 hari Evita adalah meningkatkan produksi serta memperlancar perizinan.

Sementara itu, Priyono mengemukakan kekuatan yang dimilikinya adalah masalah interpersonal (komunikasi). Program 100 hari yang akan dilaksanakan yaitu pembentukan Task Force untuk peningkatan produksi penganggaran cost covery.

"Penyempurnaan dan penyederhanaan prosedur, percepatan dan akselerasi dalam rangka efisiensi waktu proses WP & B (Work Program and Budget) dan AFE (Authorization for Expenditure) dan terakhir harmonisasi hubungan kelembagaan Badan Pelaksana Direktorat Jendral Migas," demikian Priyono. (M8-08)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau