Saleh Ancam Tak Danai Lagi TdEJ

Kompas.com - 07/04/2008, 20:37 WIB

SURABAYA, SENIN - Ketua Komisi E DPRD Jatim, Saleh Ismail Mukadar, Senin (7/4) mengancam tidak akan lagi menyetujui penggelontoran uang rakyat sebagai dana bantuan bagi penyelenggaraan lomba balap sepeda Tour de East Java (TdEJ) pada tahun depan.

Kata Saleh, ini berkaitan erat dengan hasil buruk yang ditorehkan pembalap-pembalap tuan rumah yang terutama diwakili pembalap yang tergabung di tim Polygon Sweet Nice Surabaya pada TdEJ 2008, 2-6 April lalu. Termasuk penampilan buruk Ferinanto (Jatim Track Team) yang didiskualifikasi pada Etape Kriterium Blitar.  

"Karena tidak ada satupun cabang olahraga yang kita berikan dana sebesar balap sepeda," kata Saleh. Untuk penyelenggaraan TdEJ 2008, panitia penyelenggara digelontor uang tak kurang Rp 500 juta.

Ia menegaskan, pada pelaksanaan TdEJ tahun berikutnya, terdapat kemungkinan yang sangat besar perlombaaan yang masuk dalam kalender Union Cycliste Internationale (UCI) itu tidak lagi didukung pendanaannya oleh dana APBD. "Terancam gagal, memang tidak usah dikasih (dana) tahun depan," kata Saleh.

Tanggung jawab KONI Jatim dan Pengprov ISSI Jatim terhadap buruknya hasil pembalap-pembalap lokal Jatim dalam kejuaraan itu, imbuh Saleh, layak dipertanyakan. "Sampai sejauh mana tanggung jawab mereka," ujar Saleh.

Kata Saleh, dana Rp 500 juta yang diberikan memang tidak ditujukan untuk pembinaan melainkan untuk penyelenggaraan. "Jika penampilan (tuan rumah) jelas harus dipertanyakan, tuan rumah harus menggenjot (pembalapnya) dong, supaya tidak bikin malu," ujarnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau