Wawancara Guterres: Saya Akan Temui Pengungsi Eks Timor Timur

Kompas.com - 07/04/2008, 22:55 WIB

Mantan Wakil Panglima Perjuangan Indonesia (PPI), Eurico Guterres, akhirnya bisa menghirup udara bebas. Senin (7/4) malam, dia dieksekusi bebas oleh tim jaksa.

Guterres dibebaskan karena majelis Peninjauan Kembali (PK) MA yang dipimpin Iskandar Kamil mengabulkan PK Guterres. Sekaligus menganulir hukuman 10 tahun penjara untuk pria berjenggot panjang ini.

Bagaimana perasaan dan rencana Guterres setelah meninggalkan LP Cipinang yang ia huni selama hampir dua tahun? Berikut percakapan Persda Network dengan Guterres sesaat sebelum meninggalkan LP Cipinang.

Bagaimana perasaan anda setelah menikmati kebebasan ini ?

Perasaan saya biasa-biasa saja, karena saya anggap tidak ada yang istimewa. Pulang malam ini pun, perasaan saya biasa-biasa saja. Jadi saya tidak terpengaruh dan tidak menganggap ini (kebebasan) sesuatu yang istimewa.

Meskipun putusan anda sudah dari tanggal 14 Maret, anda tetap anggap ini biasa juga?

Meskipun putusan itu sudah ada, seperti yang saya katakan dari awal, bahwa saya tidak melakukan pelanggaran HAM. Ini adalah putusan hukum yang dibuat oleh Mahkamah Agung sebagai lembaga peradilan tertinggi di Indonesia, jadi kita hormati, sekaligus mentaati dan menjalani putusan itu.

Hampir selama dua tahun saya berada di penjara, saya merasa enjoy saja. Dan terbukti, saya tidak terbukti bersalah. Saya ajukan PK, dan Mahkamah Agung memutuskan saya tidak bersalah dan saya dibebaskan dari seluruh dakwaan. Saya dari awal yakin tidak bersalah.

Sebagai WNI, saya taati dan hormati putusan itu. Soal orang lain beda pendapat, itu kita hargai. Tapi kita hormati dulu putusan MA sebagai lembaga peradilan tertinggi di Indonesia.

Setelah anda bebas, apa yang akan anda lakukan?

Hari Jumat saya akan tinggalkan Jakarta menuju Kupang untuk bertemu dengan keluarga. Keluarga dan simpatisan saya di Kupang, sudah menunggu sejak kemarin.

Anda masih ketua DPW PAN NTT?

Jadi selain bertemu keluarga, saya akan melakukan konsolidasi internal partai untuk menghadapi Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden 2009.

Kuliah anda yang di LP Cipinang bagaimana setelah bebas ini?

Saya akan terus lanjutkan. Kemarin saya sudah cuti. Untuk bulan April saya tidak akan aktif. Tapi setelah memasuki bulan Mei, saya akan aktif lagi. Jadi kemarin saya sudah cuti.

Jadi setelah bebas ini, anda akan banyak tinggal di Kupang?

Keluarga saya ada di Kupang dan tinggal di sana.

Pengungsi eks Timor Timur yang masih di NTT bagaimana?

Nanti saya akan bertemu dengan mereka untuk menanyakan persoalan apa yang masih ada di sana supaya persoalan yang mereka hadapi cepat teratasi oleh pemerintah.

(PERSDA NETWORK/YULI SULISTYAWAN)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Halaman:
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau