Obama Pangkas Margin Dukungan Hillary di Pennsylvania

Kompas.com - 09/04/2008, 02:19 WIB

WASHINGTON, RABU - Kandidat presiden Amerika Serikat dari partai Demokrat Barack Obama berhasil memangkas suara dukungan terhadap rivalnya Hillary Clinton di Pennsylvania menjelang diselenggarakannya pemilihan awal partai Demokrat bulan April ini di negara bagian sebelah timur AS tersebut. Menurut hasil jajak pendapat terbaru yang di dikeluarkan oleh Universitas Quinnipiac, margin dukungan terhadap Hillary Clinton di kalangan pendukung perempuan menurun menjadi 54 berbanding 41 persen setelah sebelumnya berada di posisi 54 berbanding 37 persen.

Berdasarkan hasil jajak pendapat Universitas Quinnipiac, Hillary memimpin margin dukungan terhadap senator Illinois tersebut  50 berbanding 44 persen. Tepat pekan lalu, Hillary memimpin margin dukungan 9 poin dari Obama setelah sebelumnya keunggulan margin itu mencapai 12 poin pada pertengahan Maret 2008.

Hasil jajak pendapat menunjukkan Obama meraih dukungan dari kalangan perempuan, yang selama ini dinilai menjadi basis dukungan bagi Hillary. Hasil jajak pendapat juga mengungkap bahwa Obama berhasil memangkas dukungan Hillary Clinton dari pemegang suara kulit putih.

Margin dukungan terhadap Hillary dari warga kulit putih menurun menjadi 56 berbanding 38 persen, setelah pekan lalu berada pada 56 berbanding 34 persen. Obama memimpin perolehan dukungan suara dari warga kulit hitam, 75 persen diantaranya mendukung senator Illinois ini sementara 17 persen mendukung istri mantan presiden AS Bill Clinton tersebut.

Dua kandidat presiden dari partai Demokrat ini bersaing ketat untuk mengumpulkan delegasi yang cukup guna memenangkan nominasi partai serta pemilihan presiden November 2008 guna menghadapi lawan dari partai Republik John McCain.

Secara nasional, selama ini Obama mengumpulkan 1.637 delegasi ketimbang Hillary Clinton yang mengumpulkan 1.502 delegasi. Sementara jumlah yang diperlukan untuk memenangkan nominasi presiden dari partai Demokrat adalah 2.025 delegasi.

Hillary memerlukan kemenangan besar di Pennsylvania dalam pemilihan awal 22 April 2008 untuk tetap mempertahankan kampanyenya menuju nominasi partai Demokrat. Hasil jajak pendapat  Universitas Quinnipiac tersebut menunjukkan ambisi Hillary untuk meraih kemenangan mengesankan di Pennsylvania seperti yang diyakininya itu mengalami tekanan besar dari Obama. Survei yang dilaksanakan pada tanggal 3 hingga 6 April lalu ini melibatkan 1.340 responden dan bermargin kesalahan 2,7 persen. (AP)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau