JAKARTA,RABU - PT Bakrieland Development (ELTY) pada 2008 menargetkan pendapatan senilai Rp 1,1 triliun atau tumbuh sebesar 50 persen dibanding 2007 yang membukukan Rp 782,10 miliar. "Tahun ini kita targetkan pendapatan mencapai Rp1,1 triliun atau tumbuh 50 persen," kata Presiden Direktur ELTY Hiramsyah S Thayib, seusai acara Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di Jakarta, Selasa.
Menurut Hiramsyah, sebagian besar pendapatan perseroan masih akan dikontribusi oleh sektor properti. "Masih akan dikontribusi oleh sektor properti, sedangkan infrastruktur baru akan menyumbang setelah pengerjaannya selesai," katanya.
Beberapa proyek yang menjadi andalan perseroan adalah penjualan sektor properti di Rasuna Episentrum, Kuningan, Jakarta, Nirwana Episentrum, Bogor, Jawa Barat yang direncanakan akan dibangun pada lahan 1.000 hektare dan beberapa proyek properti lainnya.
Dalam membangun proyek tersebut, perseroan akan lebih mengandalkan dana internal. "Dana internal kita masih banyak, apalagi baru mendapat tambahan dari penjualan 30 persen saham anak perusahaan di unit City Properti senilai 110 juta dolar AS kepada Limitless LLC (anak perusahaan Dubai World)," tambahnya.
Hiramsyah mengungkapkan bahwa perseroan tidak terlalu khawatir terhadap kondisi perekonomian global yang tidak menentu dan tingkat inflasi yang cenderung tinggi dan kekhawatiran suku bunga akan berdampak pada penjualan. "Tahun ini menjelang pemilu, pasti pemerintah akan berusaha mati-matian untuk mempertahankan kondisi makro ekonomi Indonesia, sehingga kami masih optimis pada bisnis ini," jelasnya.
Dia hanya mengungkapkan strategi pra penjualan yang akan dikurangi. "Kita akan mengurangi pra penjualan sebelum pembangunan, sehingga kalau terjadi kenaikan dapat segera menyesuaikan," jelasnya. (ANT)