Rijkaard: MU bukan Favorit

Kompas.com - 10/04/2008, 06:03 WIB

BARCELONA, KAMIS - Pelatih Barcelona, Frank Rijkaard, mengaku tak gentar menghadapi Manchester United (MU) di semifinal Liga Champions, setelah timnya mengalahkan Schalke 2-0 secara agregat. MU memang dinilai banyak pihak sebagai favorit juara. Tapi, Rijkaard tidak sependapat dengan penilaian itu.

"Akan ada dua pertandingan berlevel tinggi ketika kami bertemu Manchester United. MU tim yang kuat dan dinilai sebagai favorit. Bagi kami, MU bukanlah favorit," kata Rijkaard.

Rijkaard sendiri sedang dalam tekanan publik Barcelona, karena timnya tak kunjung menunjukkan permainan yang bagus. Meski menang 2-0 secara agregat atas Schalke, namun permainan Barcelona dinilai buruk dan kurang prospektif.

"Harus diingat (saat lawan Schalke) tim kami melakukan banyak upaya untuk memenangkan pertandingan. Kami memang lebih pantas lolos ke semifinal," tegasnya.

Tentang permainan buruk Barcelona, dia tidak terlalu membantahnya. Menurutnya, para pemain akhir-akhir ini mendapat tekanan psikologis yang berat pula. Dan, itu cukup memengaruhi permainan mereka.

"Setelah leg pertama Schalke kalah 0-1, mereka justru semakin tak memiliki beban untuk menghadapi tim kami di pertemuan kedua. Mereka bermain sangat bagus dan sempat membuat permainan kami menjadi kacau," jelasnya.

Melawan MU, keadaan seperti itu jelas tak boleh terjadi lagi. Sebab, MU merupakan tim kuat yang punya tekanan yang tajam. Meski tidak takut, MU tetap ancaman berat bagi barcelona dalam upaya meraih trofi musim ini.

Apalagi, Barcelona akan mendapat masalah pada pertemuan pertama. Sebab, kapten tim yang juga jantung pertahanan Barcelona, Carles Puyol, tak boleh bermain karena sudah mengantongi dua kartu kuning. Itu akan menjadi masalah besar, meski Rijkaard punya cukup stok di lini belakang. Setidaknya, mental Barcelona bisa turun, karena Puyol sudah kadung menjadi paket wajib Barcelona.

hanya saja, Rijkaard merasa lega, karena Lionel Messi bisa dimainkan. Setelah absen lima pekan karena otot kaki kirinya tertarik, dia kini mulai membaik. Hampir pasti, pada pertandingan lawan MU dia sudah benar-benar fit dan akan menjadi teror bagi lawan. (AP)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau